Ada Uji Rudal Agni-6, Pesawat Garuda Indonesia Berputar-Putar Hampir 5 Jam di India

JAKARTA – WARTA BOGOR – Sebuah insiden penerbangan tak biasa dialami Garuda Indonesia setelah salah satu pesawatnya harus berputar-putar di wilayah udara India selama lebih dari empat jam sebelum mendapat izin melanjutkan perjalanan menuju Indonesia.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis lalu dalam penerbangan GA4208 rute Jeddah menuju Medan. Pesawat yang digunakan adalah Airbus A330-900neo dengan kode registrasi PK-GHI.

Normalnya, penerbangan dari Jeddah ke Medan ditempuh sekitar delapan jam. Namun kali ini, total durasi perjalanan mencapai 12 jam 39 menit.

Setelah menjalani penerbangan rutin selama sekitar lima jam melintasi Arab Saudi, Oman, dan Laut Arab, pesawat mulai memasuki pola penahanan atau holding pattern di wilayah udara selatan India.

Holding pattern sendiri merupakan prosedur umum dalam dunia penerbangan ketika pesawat harus menunggu izin melanjutkan perjalanan akibat kepadatan lalu lintas udara atau kondisi tertentu. Namun, durasi holding yang dialami GA4208 disebut sangat tidak biasa.

Pesawat Garuda Indonesia tersebut tercatat terus berputar di area yang sama selama sekitar 4 jam 30 menit sebelum akhirnya memperoleh izin melanjutkan penerbangan.

Setelah keluar dari pola penahanan, pesawat masih membutuhkan waktu hampir tiga jam lagi sebelum akhirnya mendarat di Medan.

Dilaporkan, penyebab utama insiden tersebut adalah penutupan sebagian besar wilayah udara di sekitar Teluk Benggala oleh pemerintah India untuk kepentingan uji coba rudal Agni-6.

Luasnya area udara yang ditutup membuat pesawat-pesawat sipil, termasuk penerbangan Garuda Indonesia, kesulitan mencari jalur alternatif atau melakukan pengalihan rute secara efisien.

 

 

 

 

 

Sumber: CNN Indonesia