Umum

Beredar Trik Hindari Kecurangan Saat Isi BBM, Pertamina Buka Suara

WARTA BOGOR – Pertamina Patra Niaga membantah informasi yang beredar di media sosial mengenai cara menghindari dugaan kecurangan saat pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU.

Informasi tersebut kembali ramai dibagikan, termasuk klaim bahwa konsumen sebaiknya melakukan pengisian BBM dengan nominal ganjil untuk menghindari kecurangan. Selain itu, beredar pula informasi yang menyebut pengaturan speed nozzle pada angka tertentu dapat memengaruhi jumlah BBM yang diterima konsumen.

Pertamina Patra Niaga memastikan informasi tersebut tidak benar. Perusahaan menjelaskan bahwa volume BBM yang disalurkan mengacu pada nominal yang dipilih konsumen, baik nominal ganjil maupun genap.

Advertisement

Sementara itu, speed nozzle hanya berfungsi mengatur kecepatan aliran BBM dan tidak menentukan volume BBM yang dikeluarkan. Penggunaan speed 1, 2, maupun 3 disebut tidak menyebabkan perbedaan takaran.

“Kami memastikan dispenser BBM di SPBU beroperasi sesuai ketentuan. Baik nominal pembayaran maupun pengaturan speed nozzle tidak menentukan takaran BBM yang diterima konsumen. Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap informasi yang tidak terverifikasi,” ujar Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun.

Pertamina Patra Niaga juga memastikan setiap dispenser BBM di SPBU telah melalui proses kalibrasi dan tera ulang secara rutin.

Advertisement

“Setiap dispenser di SPBU Pertamina sudah melalui proses kalibrasi dan tera ulang secara rutin, untuk memastikan volume BBM yang dikeluarkan sesuai dengan jumlah yang ditampilkan,” lanjutnya.

Selain melakukan kalibrasi dan tera ulang, Pertamina Patra Niaga menyatakan terus melakukan pengawasan terhadap pelayanan di SPBU.

Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi. Apabila menemukan dugaan ketidaksesuaian pelayanan maupun takaran BBM, masyarakat dapat menyampaikannya melalui Pertamina Customer Solution 135.

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

Sumber: Liputan6

Advertisement
Share

Recent Posts

Penghasilan Dokter Spesialis di Daerah Terpencil Bisa Dapat Rp50 Juta? Ini Faktanya

WARTA BOGOR - Kebutuhan dokter di Indonesia tidak hanya berkaitan dengan jumlah tenaga medis, tetapi…

18 hours ago

Waspadai Game Online Anak, Satpol PP Bogor Soroti Risiko Top Up dan Kecanduan

BOGOR - WARTA BOGOR - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor mengimbau orang…

21 hours ago
Advertisement

Pemkab Bogor dan ATR/BPN Perkuat Komitmen Percepatan Penyusunan RDTR

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk…

22 hours ago

Bogor Jadi Tuan Rumah Mayors Talk 2026, Bagikan Praktik Pengelolaan Sampah ke 25 Kota

BOGOR - WARTA BOGOR - Kota Bogor menjadi tuan rumah kegiatan Mayors Talk: Climate and…

1 day ago

DPR-Pemerintah Pusat Sepakat Tanggung Gaji Guru dan Nakes PPPK Daerah, Alokasikan Rp23 T

JAKARTA - WARTA BOGOR - DPR dan Pemerintah sepakat Pemerintah Pusat menanggung gaji guru dan…

2 days ago

World Rabies Day, Polbangtan Kementan Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan dan Populasi Hewan

BOGOR-WARTA BOGOR — Memperingati World Rabies Day yang diperingati setiap 28 September, Jurusan Peternakan, Program…

2 days ago