Berita

Bogor Didorong Jadi “Bogor Science City”, Kota Ilmu Rujukan Dunia

BOGOR-WARTABOGOR.id – Sejumlah ahli dari perguruan tinggi, balai penelitian dan pelatihan, politeknik dan sekolah tinggi di Kota Bogor berkomitmen menjadikan kota Bogor sebagai Kota Ilmu rujukan dunia.

Komitmen yang dinyatakan melalui focus group discussion (FGD) yang diselenggarakan oleh Dewan Guru Besar (DGB) IPB University, Senin (19/10/2020), dilandasi oleh sejarah ilmu dan pengetahuan di kota Bogor.

“Pada era 60-an sampai 80-an, Kota Bogor mulai memiliki perguruan tinggi seperti Universitas Ibnu Khaldun, Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Pakuan dan Universitas Djuanda. Pun di tahun 2000 didirikan Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Bogor dan yang terbaru adalah Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor,” kata Guru Besar IPB University Prof Aman Wirakartakusumah, seperti dilansir dari laman IPB.

Advertisement

Dimulai dari tahun 1817

Perkembangan ilmu dan pengetahuan di Bogor dikatakan bermula sejak pembentukan Kebun Raya Bogor tahun 1817.

Perkembangan selanjutnya terjadi pada tahun 1903 dengan didirikan Landbouw School yang kemudian disusul pembentukan Department van Landbouw pada 1910.

Advertisement

Tiga tahun kemudian, yaitu pada 1913 dibentuk Proefstation Voor Het Boswezen. Guna mendukung Kebun Raya Bogor, pada tahun 1915 dibentuk Xylarium Bogoriense dan pada tahun 1917 didirikan Herbarium Botani.

Kota Bogor juga tidak terpisah dari sejarah pendidikannya. Pada 1913 didirikan Middlebare L-School (LHS) dan pada tahun 1947 didirikan Sekolah Pertanian Menengah Tinggi (SPMT).

Pada kurun waktu sepuluh tahun kemudian, Kota Bogor memiliki Fakultas Pertanian, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Indonesia, Akademi Tatalaksana Kesatuan, Akademi Kimia Analisis, Sekolah Perikanan Darat Menengah Atas (SPDMA) dan Akademi Kementerian Pertanian.

Advertisement

Dari sejarah tersebut, lanjut Prof Aman, Bogor sangat layak untuk menjadi kota ilmu rujukan dunia.

Ia juga menyebutkan, selain dari sejarahnya, Kota Bogor sampai saat ini dipilih menjadi tempat beberapa lembaga internasional seperti Center for International Forestry Research (CIFOR), South East Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) Biotrop dan Perwakilan International Rice Research Institute (IRRI).

Bahkan, lembaga riset dan edukasi di Kota Bogor saat ini telah menjadi media dan tempat bertemunya para peneliti dan akademisi dari berbagai daerah baik dalam maupun luar negeri.

Advertisement

Kota Bogor juga menjadi tempat favorit untuk pertemuan ilmiah internasional dalam berbagai bidang keilmuan.

Di samping itu, Kota Bogor juga memiliki Istana Kepresidenan sehingga akan menjadi tempat untuk menjamu pimpinan negara maupun lembaga dunia.

Melalui Policy Brief yang dirumuskan oleh Dewan Guru Besar IPB University, Prof Aman meyakini upaya menjadikan Kota Bogor sebagai Kota Ilmu dapat segera terwujud.

Advertisement

Namun, upaya ini harus ada kolaborasi antara lembaga keilmuwan, komunitas, pengusaha, pemerintah kota dan media massa.

“Kota Bogor sudah memenuhi kriteria sebagai kota ilmu dan dapat dikembangkan untuk menjadi rujukan dunia. Tentunya melalui kolaborasi antar pemangku kepentingan kunci berbasis co-management,” jelas Prof Aman.

Ajak masyarakat wujudkan Bogor Science City

Advertisement

Manfaat dari Bogor Kota Ilmu atau Bogor Science City (BSC) antara lain berkembangnya ilmu pengetahuan, berkembangnya kreativitas masyarakat dan meningkatkan kecintaan terhadap ilmu.

Menanggapi terwujudnya Bogor Kota Ilmu, Wali Kota Bogor, Bima Arya menegaskan supaya seluruh lapisan masyarakat mendukung penuh. Ia juga mengatakan akan membantu melalui pembuatan peraturan daerah yang mengatur khusus tentang Bogor Kota Ilmu.

“Ini usulan yang sangat bagus untuk masa depan Kota Bogor dan masyarakatnya. Jangan sampai hanya omong kosong saja. Maka dari itu, saya mengajak seluruh masyarakat Kota Bogor untuk bersama-sama mewujudkan Bogor Kota Ilmu, tak terkecuali seluruh lapisan pemerintahan harus menanamkan ini dalam setiap kegiatannya,” jelas Bima Arya.

Advertisement

Lebih lanjut ia menyampaikan, pengembangan BSC akan menguatkan terwujudnya Bogor sebagai smart city, green city, herritage city dan creative city.

Tidak hanya itu, upaya ini juga dapat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pendidikan dan ilmu pengetahuan bagi masyarakat.(kompas.com)

Advertisement
Share

Recent Posts

Indonesia Cuan, Australia dan India Jajaki Pupuk Indonesia

JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…

24 hours ago

Kebijakan WFH Jumat Berpotensi Munculnya Fenomena PJKA

WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…

1 day ago
Advertisement

Dugaan Pelecehan oleh Pendakwah SAM, Korban Diimingi Sekolah ke Mesir

BOGOR - WARTA BOGOR - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry…

1 day ago

Belum Sepekan Menjabat, Ketua Ombudsman RI Ditahan Kejagung Terkait Kasus Nikel

JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, resmi ditahan oleh Kejaksaan…

1 day ago

40 Ribu Rumah di Jabar Masuk Program Renovasi Nasional, Gubernur Dedi Tambah Bantuan Modal Usaha

JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…

2 days ago

Bareskrim Gerebek Rumah Produksi Whip-Pink Ilegal, Omzet Capai Miliaran Per-Bulan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…

2 days ago