Berita

Pemprov Jabar Kaji Pemberlakuan Kembali SPP untuk SMA dan SMK Negeri

JABAR – WARTA BOGOR – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama DPRD Jawa Barat tengah mengkaji kemungkinan pemberlakuan kembali Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi siswa SMA dan SMK negeri.

Dalam skema yang sedang dibahas, kewajiban membayar SPP tidak akan diberlakukan kepada seluruh peserta didik. Pemerintah mempertimbangkan agar pembayaran hanya dikenakan kepada siswa yang berasal dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan desil 6 hingga desil 10.

Sementara itu, siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin yang berada pada kelompok desil 1 hingga desil 5 tetap direncanakan memperoleh pembebasan biaya pendidikan.

Advertisement

Pembahasan tersebut muncul dalam rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan yang saat ini sedang dibahas bersama oleh DPRD Jawa Barat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menegaskan bahwa pembahasan masih berada pada tahap awal. Pemerintah masih menghimpun berbagai masukan sebelum menentukan kebijakan yang akan diambil.

“Masih menjadi pembahasan ya. Jadi nanti kita lihat seperti apa, apakah harapan-harapan yang lahir dari pembicaraan tersebut,” kata Purwanto saat ditemui di Gedung DPRD Jawa Barat, Selasa (14/7/2026).

Advertisement

Purwanto menegaskan belum ada keputusan final mengenai penerapan kembali SPP di sekolah negeri. Seluruh usulan yang muncul dalam pembahasan Ranperda masih akan dikaji dari berbagai aspek, termasuk dampaknya terhadap akses pendidikan dan kemampuan ekonomi masyarakat.

Apabila nantinya disepakati, kebijakan tersebut diharapkan menerapkan prinsip keadilan dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masing-masing keluarga.

Pemerintah juga menegaskan bahwa perlindungan terhadap hak pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu tetap menjadi prioritas sehingga mereka tidak terbebani biaya pendidikan.

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

Sumber: pojok bogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Komdigi Dukung Pembatasan Gadget di Sekolah, Lindungi Ancaman Negatif Digital

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid menyambut baik kebijakan…

5 hours ago

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri Bahas Peran KDMP, Ini Hasilnya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet…

8 hours ago
Advertisement

Menteri Koperasi Jelaskan Skema Penggajian Pegawai Koperasi Merah Putih

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan gaji pegawai Koperasi Desa/Kelurahan…

9 hours ago

Polisi Ungkap Motif Pelajar Bawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Diduga Korban Bullying

PADANG - WARTA BOGOR - Polisi mengungkap dugaan motif pelajar berinisial R (17) yang membawa…

1 day ago

OJK: Laporan Transaksi Mencurigakan Terkait Judi Online Melonjak 260,93 Persen

JAKARTA - WARTA BOGOR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa laporan transaksi keuangan mencurigakan…

1 day ago

Pertalite dan Pertamax Langka di Bogor, Pertamina Ungkap Penyebabnya

BOGOR - WARTA BOGOR - Masyarakat di Kota dan Kabupaten Bogor dalam beberapa hari terakhir…

1 day ago