JAKARTA – WARTABOGOR.id – Tren bersepeda meningkat di masa pandemi covid -19. Untuk itu, keamanan para pengguna alat transportasi ini harus tetap diperhatikan.
Untuk itu, spesialis kedokteran olahraga Andhika Raspati memberikan beberapa tips agar seseorang bisa tetap bersepeda dengan aman di masa pandemi. Hal ini dinyatakan dalam konferensi pers dari graha BNPB, Jakarta Minggu kemarin.
Karena masih berada di masa pandemi dan harus melakukan adaptasi kebiasaan baru, Andhika mengatakan bahwa menjaga jarak tetap penting untuk mencegah penularan covid-19.
“Kalau kita bicara bersepeda atau berolahraga di tempat yang ramai, mau tidak mau terpaksa pakai masker karena Kita beresiko saling menularkan droplet,” kata Andhika ditulis Senin (6/7/2020).
Apabila harus menggunakan masker, Andhika menyarankan agar seseorang menurunkan intensitasnya dalam bersepeda atau saat melakukan olahraga lainnya. Hal ini demi mencegah dari masalah kesehatan yang bisa dialami seseorang saat sedang menggunakan masker saat beraktivitas fisik. Untuk itu, penting juga mengetahui kondisi fisik anda terlebih dahulu.
Andhika menjelaskan bahwa pengguna sepeda tetap harus menjaga keamanan dalam berkendara salah satunya menggunakan helm.
Selain itu, saat berkendara di malam hari, pengguna disarankan meminta bantuan pencahayaan seperti reflective sticker atau jersey yang membuat pengendara mudah terlihat kendaraan lain.
“Karena dari pengalaman pribadi banyak orang yang bersepeda sudah gelap (di malam hari), bajunya gelap, sepedanya gelap, nyelonong aja,” ujarnya. “Intinya safety jangan lupa.”
Beberapa orang tak langsung pulang usai bersepeda bersama teman-temannya. Untuk itu, Andhika menyarankan kepada masyarakat yang selesai bersepeda tidak perlu nongkrong atau berkumpul.
“Kalau misalnya masih ada keperluan jangan lupa jaga jaraknya, jangan lupa protokol pencegahan covid-19nya. Karena itu bisa bikin ambyar kalau kita bilang. Sudah bagus Jaga jarak pas gowesnya, pas pletonnya, grupnya tidak terlalu banyak,” ujarnya.
Poetoet Soedarjanto, ketua Bike2Work Indonesia, merekomendasikan dalam bersepeda. Sebaiknya seseorang melakukan kegiatan tersebut sendiri atau maksimal lima orang saja.
“Kami menyarankan maksimal lima, lebih baik sendiri,” kata Poetoet dalam kesempatan yang sama.
Poetoet menyatakan, setidaknya ada tiga hal yang harus diniatkan bagi pesepeda. Yang pertama adalah niat untuk tidak mencelakai diri sendiri dan orang lain. Sehingga, ia menegaskan bahwa penting untuk tetap mematuhi aturan Lalu Lintas.
“Yang kedua niatkan pada diri kita untuk selalu menghargai dan menghormati pengguna jalan raya yang lain. Karena pada dasarnya semua orang ingin dihormati, ingin dihargai seperti kita.”
Selain itu, di masa pandemi ini niatkan diri jangan sampai tertular dan menularkan covid-19 pada orang lain. (m.liputan6.com)
BOGOR - WARTA BOGOR - Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menegaskan komitmen kampus dalam…
BOGOR - WARTA BOGOR - Sebanyak 16 perguruan tinggi terkemuka dari Inggris bekerja sama dengan…
BOGOR - WARTA BOGOR - Dinas Perhubungan Kota Bogor segera menerapkan skema pengaturan operasional bagi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyatakan dukungannya…
JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…
WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…