WARTA BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, merespons komika Pandji Pragiwaksono yang menyebut orang Sunda senang memilih gubernur artis. Gubernur yang dijuluki Bapa Aing itu tampak tak sependapat dengan pernyataan tersebut.
“Orang Sunda seneng banget milih artis. Gubernurnya waktu itu Dedi Mizwar artis film. Wakil Gubernur mereka Dede Yusuf artis TV. Sekarang gubernurnya Dedi Mulyadi artis youtube,” kata Pandji dalam cuplikan video yang diunggah ulang Dedi Mulyadi, Minggu (4/1/2026).
Dedi Mulyadi menyebutkan kedua artis itu, Dedi Mizwar dan Dede Yusuf, justru gagal saat mencalonkan jadi Gubernur Jabar.
“Sayang sekali Bang Pandji, Pak Dedi Mizwar dan Pak Dede Yusuf waktu nyalonin jadi gubernur malah gak kepilih. Pak Dedi Mizwar dulu pasangannya sama saya loh calon wakil gubernurnya, kemudian Pak Dedi Yusuf pasangannya dengan Pak Lex, juga tidak terpilih,” ujar Dedi Mulyadi.
Dedi Mizwar pernah menjabat Wakil Gubernur Jabar mendampingi Gubernur Ahmad Heryawan pada periode 2013-2018.
Setelah itu, ia kalah kontestasi saat maju sebagai calon Gubernur Jabar yang berpasangan dengan Dedi Mulyadi sebagai wakilnya pada 2018.
Sementara, Dede Yusuf pernah menjabat Wakil Gubernur Jabar berpasangan dengan Ahmad Heryawan pada periode 2008-2013. Saat maju sebagai calon gubernur pada 2013 ia juga kalah.
Seorang artis dinilai tetap berhak menjadi pejabat publik apalagi jika berkualitas. Menurut Dedi Mulyadi, Dede Yusuf termasuk pejabat artis punya kompetensi.
“Walaupun dia artis, saya ngaku jujur, Pak Dede Yusuf itu punya kemampuan pemahaman pembangunan yang relatif sangat baik dan sekarang dua kali menjadi pimpinan komisi di DPR RI juga kerangka pembangunannya keren. Banyak yang ngartis juga punya kemampuan,” sebutnya.
Dedi Mulyadi mengakui, dirinya termasuk pejabat yang kerap dianggap sebagai YouTuber.
“Saya sendiri yang dianggap gubernur yang youtuber, saya tidak boleh memuji diri saya baik apa enggak saya memimpin,” ujar Dedi.
Selama ini, kata Dedi, ia jadi salah satu penggemar Pandji Pragiwaksono, menilai pernyataan Pandji kerap menggelitik, korektif dan edukatif.
“Bang Pandji terima kasih, ya, saya penggemar Anda loh. Anda ini keren,” katanya.
“Terus berkarya melakukan otokritik yang terbuka karena ini negara demokrasi setiap orang berhak menyampaikan pernyataan, pikiran dan gagasan termasuk koreksi secara terbuka apalagi dikemas dalam koreksi-koreksi yang jenaka, keren,” tutup Dedi.
Sumber: Liputan6
BOGOR - WARTA BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie Rachim menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot)…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan program intervensi beras terus berjalan…
SUMATERA - WARTA BOGOR - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data korban bencana…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menginstruksikan seluruh satuan pendidikan pada…
BOGOR - WARTA BOGOR - Layanan BisKita Trans Pakuan sempat terhenti karena masa kontrak antara…
CILEGON - WARTA BOGOR - Polisi menangkap terduga pelaku pembunuhan anak politikus PKS Maman Suherman,…