Nasional

DPR Soroti Wacana Pemblokiran Wikipedia oleh Komdigi

JAKARTA – WARTA BOGOR – Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyatakan dukungannya terhadap langkah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang mengancam pemblokiran Wikimedia Foundation.

Meski demikian, ia menekankan agar pemerintah mengedepankan pendekatan yang komunikatif dan persuasif dalam menyikapi hal tersebut.

Menurut Dave, tata kelola ruang digital di Indonesia harus dijalankan secara tertib dan sesuai dengan hukum yang berlaku. Ia menilai regulasi mengenai kewajiban pendaftaran sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) merupakan instrumen penting untuk menjamin keteraturan, akuntabilitas, serta perlindungan masyarakat.

Advertisement

“Oleh karena itu, setiap platform digital, baik lokal maupun internasional, termasuk Wikimedia Foundation sebagai pengelola Wikipedia, perlu menghormati dan mematuhi ketentuan tersebut sebagai wujud penghargaan terhadap kedaulatan hukum Indonesia,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).

Di sisi lain, Dave juga menyoroti peran strategis Wikipedia sebagai sumber pengetahuan terbuka yang digunakan secara luas oleh masyarakat Indonesia. Ia menilai platform tersebut telah menjadi rujukan penting dalam pendidikan, penelitian, hingga kebutuhan informasi sehari-hari.

Karena itu, ia mengingatkan bahwa pembatasan akses terhadap layanan tersebut berpotensi menimbulkan dampak negatif, terutama terhadap literasi dan keterbukaan informasi.

Advertisement

“Karena itu, kami menilai langkah yang ditempuh pemerintah sebaiknya dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Komdigi perlu mengedepankan pendekatan yang komunikatif dan persuasif, dengan membuka ruang dialog bersama Wikimedia Foundation,” kata Dave.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam menjelaskan tujuan regulasi, serta kesiapan pemerintah untuk mendengarkan masukan dari berbagai pihak agar kepatuhan dapat dicapai tanpa menimbulkan kesan pembatasan kebebasan berekspresi di ruang digital.

Lebih lanjut, Dave menegaskan bahwa pemerintah perlu tetap konsisten dalam menegakkan aturan, namun juga bijak dalam mengambil langkah.

Advertisement

Menurutnya, kepatuhan terhadap hukum harus berjalan seiring dengan upaya menjaga akses masyarakat terhadap informasi.

“Dengan pendekatan yang tegas sekaligus solutif, kami percaya bahwa tata kelola digital di Indonesia dapat berjalan sesuai aturan, sekaligus tetap menjamin ruang digital yang terbuka, sehat, dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya.

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

Sumber: SINDOnews

Advertisement

 

Share

Recent Posts

Pemerintah Siapkan Sejumlah Kebijakan Jaga Harga Pangan di Tengah Kemarau

WARTA BOGOR - Pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempertahankan stabilitas…

13 hours ago

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG, Ini Alasannya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pemutakhiran data penerima manfaat program…

19 hours ago
Advertisement

BMKG Pastikan Wilayah RI Sudah Bersih dari Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Indonesia, baik…

20 hours ago

Siswi Korban Keracunan MBG Disebut Hilang Ingatan 70%, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menyoroti kasus…

1 day ago

DPR Soroti Lahan Bekas Karhutla yang Berubah Jadi Perkebunan Sawit

JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta aparat terkait menyelidiki dugaan…

2 days ago

KAI Commuter Rekayasa Rangkaian KRL, Rute Bogor Kembali Bertambah 13 Perjalanan

BOGOR - WARTA BOGOR - KAI Commuter kembali menambah 13 perjalanan Commuter Line Bogor mulai…

2 days ago