DPRD Dukung Pembangunan Tol Sawangan-Bojonggede-Salabenda, Bakal Tersambung BORR hingga Caringin

BOGOR – WARTA BOGOR – Rencana pembangunan jalan tol yang menghubungkan Sawangan, Bojonggede hingga Salabenda mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Bogor.

Infrastruktur tersebut dinilai berpotensi memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Bogor, khususnya bagian utara dan barat.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim, mengatakan rencana pembangunan tol tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat apabila seluruh ruas dapat terealisasi dan saling terhubung.

“Terkait dengan tol ini satu kebaikan juga, sesi 3-4 itu akan nyambung dan itu akan membantu percepatan khususnya di Bogor Utara,” ujar Agus, Minggu (9/8/2026).

Menurutnya, konektivitas yang semakin baik akan membuka akses antarwilayah sekaligus mendukung pergerakan masyarakat dan aktivitas perekonomian. Karena itu, ia mendorong agar proses administrasi, termasuk pembebasan lahan dan pemberkasan yang berkaitan dengan rencana pembangunan, dapat dipersiapkan dan dipercepat sesuai ketentuan.

“Karena itu manfaatnya bagi Kabupaten Bogor, percepatan ekonomi terutama bagian utara maupun barat,” katanya.

Agus juga menyambut positif komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dengan pengusaha jalan tol Mohammad Jusuf Hamka atau yang dikenal dengan sapaan Babah Alun.

Komunikasi tersebut menjadi bagian dari penjajakan terhadap rencana pembangunan ruas tol Sawangan-Bojonggede-Salabenda.

Sebelumnya, Jusuf Hamka bertemu dengan Bupati Bogor untuk membahas peluang pembangunan jalan tol tersebut. Pertemuan itu masih berada pada tahap awal dan belum menghasilkan kesepakatan final.

“Kita mau bangun jalan tol yang dari Sawangan ke Bojonggede, Bojonggede ke Salabenda,” ujar Jusuf Hamka.

Rencana konektivitas tersebut juga diproyeksikan tidak berhenti di Salabenda. Jalur tersebut nantinya diharapkan dapat terhubung dengan Bogor Outer Ring Road (BORR) dan kemudian dilanjutkan menuju kawasan Caringin.

“Kita akan nyambung ke Salabenda, karena kalau Salabenda selesai berarti sambung ke BORR, dari BORR ke Caringin kita buat,” jelasnya.

Meski demikian, Jusuf Hamka menegaskan bahwa pembahasan bersama Pemkab Bogor masih dalam tahap penjajakan. Pembahasan teknis lebih lanjut rencananya dilakukan oleh tim terkait pada pekan berikutnya.

“Tim teknis akan rapat minggu depan, hari ini baru penjajakan,” katanya.

Dari sisi pembiayaan, Jusuf Hamka menyatakan kesiapan anggaran bukan menjadi persoalan. Ia berharap proses penjajakan dapat berkembang menjadi rencana pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

“Kesiapan anggaran tidak ada masalah. Insya Allah kualitas lebih keren, doain lah,” ujarnya.

Jusuf Hamka juga mengaku optimistis terhadap peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki sumber daya dan jajaran teknis yang memahami kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan sehingga proses pembahasan dapat dilakukan secara lebih terarah.

Jika nantinya terealisasi, konektivitas Sawangan-Bojonggede-Salabenda hingga BORR dan Caringin berpotensi memperkuat jaringan transportasi di Kabupaten Bogor. Infrastruktur tersebut juga diharapkan dapat membuka akses ekonomi baru dan mendukung aktivitas masyarakat di wilayah yang dilintasi.

Namun, hingga saat ini pembangunan tersebut masih berada dalam tahap penjajakan dan pembahasan teknis. Realisasi proyek tetap bergantung pada proses perencanaan, kajian, pembebasan lahan, serta kesepakatan dan ketentuan yang berlaku.

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: Radar Bogor