MEDAN-WARTABOGOR.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara mulai melakukan penyelidikan terkait dugaan penyelewengan anggaran penanganan virus corona (covid-19). Sejumlah pejabat Pemkot Medan dipanggil untuk dimintai keterangan.
“Benar, masih penyelidikan, pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan),” kata kepala seksi penerangan hukum Kejati Sumut, Sianggar Siagian, Senin (15/6).
Dia menyebutkan ada dua orang yang dimintai keterangannya.
“Lebih kurang ada dua orang yang kita panggil menyangkut adanya dugaan penyimpangan anggaran covid-19 di Kota Medan,” katanya.
Pejabat Pemkot Medan yang memenuhi panggilan Kejati Sumut antara lain Tengku Ahmad Sofyan selaku kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan yg juga koordinator keuangan Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan. kepala Dinas Sosial Kota Medan, Endar Sutan Lubis juga memenuhi panggilan.
Ahmad Sofyan yang menggunakan masker warna putih di wajahnya memilih bungkam. Dengan menggenggam berkas di tangannya, Alhad Sofyan terus berjalan tanpa memperdulikan pertanyaan-pertanyaan yang dilemparkan wartawan.
“Tanya kepada penyidik saja ya,” ujarnya beberapa kali.
Begitu pula Endar Sutan Lubis juga enggan menanggapi pertanyaan sejumlah wartawan. Dia tidak membeberkan apa saja keterangan yang diberikan kepada pihak kejati.(cnnindonesia.com)
BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus mendorong penataan kawasan perdesaan melalui…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengusulkan penerapan kebijakan bekerja dari rumah atau…
BOGOR - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama…
BOGOR - WARTA BOGOR - Aksi unjuk rasa gabungan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia…
WARTA BOGOR - Kecelakaan kereta api terjadi di wilayah Spanyol bagian tengah pada Rabu pagi.…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan praktik pengoplosan…