BOGOR-WARTABOGOR.id- Gerakan Milenial mengadakan Workshop untuk menyikapi permasalahan-permasalahan sosial yang terjadi di Indonesia, khususnya kota Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor, Sabtu (07/12).
“Kerisauan bangsa Indonesia saat ini terjadi adalah dengan adanya krisis-krisis di negeri ini, bangsa Indonesia juga mengalami krisis pemuda atau generasi yang handal sebagai tonggak perubahan sosial” ungkap Edo Agasiswanto, Founder Gerakan Milenial
“Dengan adanya yang terjadi krisis pemuda yang peduli terhadap permasalahan sosial ini sebagai sebuah pertanda kemunduran suatu bangsa. Pemuda atau generasi yang dinantikan tentu bukan sekedar yang mampu membawa perubahan saja, tapi jauh daripada itu, pemuda atau generasi yang handal lahir dengan luasnya bentangan pemikiran, pengetahuan, kebudayaan, sejarah dan peradaban”,tambah kang Edo
Sejarah bangsa Indonesia adalah tentang cerita sebuah kontribusi dan karya yang nyata dan tak mengenal jeda. Tentu masih teringat oleh bangsa Indonesia bahwa perjuangan rakyat Indonesia yang merupakan perjalanan panjang dalam merebut kemerdekaan. Dan perjuangan yang panjang dan sangat berat itupun tentu tidak sia-sia dengan dimulainya babak baru dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu kemerdekaan bangsa Indonesia.
Bangsa ini terlalu lama hidup dalam kesengsaraan politik, kekuasaan, budaya dan kemewahan yang ada. Namun, pada hakikatnya bangsa ini dibangun dan didirikan diatas ide/gagasan yang besar, tekad dan semangat, sikap dan juang yang tinggi. Karena ini, saat inilah waktunya membangun kembali bangsa Indonesia yang mampu melahirkan ide/gagasan yang besar, tekad dan semangat, sikap tanggungjawab yang mampu membawa bangsa Indonesia lebih maju dengan pemuda dan generasinya.
Bogor adalah tempat berkumpulnya para pemuda yang terdiri dari berbagai pulau. Namun, permasalahan di Bogor tak kunjung terselesaikan, seperti pendidikan, ekonomi, dan sosial. Tercatat dibogor pengangguran saja sudah mencapai 9,57%. Sedangkan jumlah penduduk di bogor baik kota maupun kabupaten mencapai 5,8 juta.
Angka yang sangat tinggi untuk jumlah penduduk, dan potensi wilayah, permasalahan sosial yang ada pun tentu tidaklah sedikit. Secara sosial jika jumlah penduduk semakin tinggi maka permasalahan yang dihadapi akan semakin meningkat, belum lagi dampak-dampak yang ditimbulkan dalam permasalahan sosial tersebut. Diantaranya permasalahan dalam hal Pendidikan, Ekonomi, Kesejahteraan dan kemandirian potensi diri dalam ekonomi.
Kondisi ini tentunya menggambarkan suatu keadaan dimana pemuda dan generasi yang ada didalamnya haruslah andil dalam mengatasi, mengantisispasi dan memberikan solusi dalam permasalahan yang ada tersebut.
Dari situlah, gerakan millenial hadir untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang ada. Saat ini gerakan millenial fokus pada sosial pendidikan, sosial ekonomi dan sosialprenuer, harapan terbesar dari gerakan millenial ini adalah menjadi wadah perjuangan para pemuda dalam menyelesaikan permasalahan sosial, seperti pada visi komunitas gerakan millenial ini.
Dalam Worshop tersebut menghadirkan penggerak-penggerak sosial dan pemberdaya, diantaranya dari Komunitas Ecobrick Bogor, Ecopedia Foundation,Perpustakaan Sampah, NH Collection dan enterpreneurs.
BOGOR - WARTA BOGOR - Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menegaskan komitmen kampus dalam…
BOGOR - WARTA BOGOR - Sebanyak 16 perguruan tinggi terkemuka dari Inggris bekerja sama dengan…
BOGOR - WARTA BOGOR - Dinas Perhubungan Kota Bogor segera menerapkan skema pengaturan operasional bagi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyatakan dukungannya…
JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…
WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…