BOGOR – WARTA BOGOR – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama jajaran panitia Festival Merah Putih (FMP) 2026 menanam bibit pohon alpukat di Masjid Al Kautsar Bogor Raya, Kecamatan Bogor Timur, Minggu (27/9/2026).
Penanaman tersebut merupakan bagian dari Gerakan Wakaf Pohon Alpukat yang diinisiasi dalam rangka mendorong kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar rumah ibadah dan fasilitas sosial.
Dedie mengapresiasi pelaksanaan gerakan tersebut. Menurutnya, penanaman pohon tidak hanya menjadi upaya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
“Apresiasi bagi pelaksana FMP 2026 yang sudah menginisiasi kegiatan penanaman bibit pohon alpukat. Ini juga menjadi usaha melestarikan lingkungan,” kata Dedie.
Dedie menyebutkan, Kota Bogor memiliki sekitar 1.500 masjid. Ia berharap Gerakan Wakaf Pohon Alpukat dapat diterapkan di masjid-masjid lainnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
“Tidak menutup kemungkinan penanaman bibit pohon alpukat ini juga dilaksanakan di 1.500 masjid lainnya. Selain melestarikan lingkungan, nantinya juga dapat memberikan kemanfaatan secara ekonomi bagi lingkungan sekitar,” ujarnya.
Menurut Dedie, gerakan tersebut juga dapat menjadi sarana untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi di lingkungan rumah ibadah.
Dalam kesempatan yang sama, Dedie menyampaikan sejumlah rencana pengembangan wilayah Kecamatan Bogor Timur. Di antaranya pembangunan sarana olahraga serta sejumlah kantor pelayanan yang menjadi bagian dari rencana pengembangan pusat pemerintahan Kota Bogor ke depan.
Dedie juga menjelaskan upaya pengelolaan sampah melalui pembangunan Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1 di Cibungbulang, Kabupaten Bogor, serta PSEL Kayumanis di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Menurutnya, berbagai langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan Kota Bogor sebagai kota hijau atau green city.
Sementara itu, perwakilan DKM Al Kautsar, Pujo, berharap Gerakan Wakaf Pohon Alpukat dapat memberikan keberkahan dan manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Selama pohon ini memberikan kemanfaatan akan jadi amal jariah semua pihak yang memiliki ide, menanam, dan merawatnya,” kata Pujo.