Berita

GoTo dan Grab Sepakat Turunkan Potongan Ojol, Pengemudi Terima 92 Persen Pendapatan

JAKARTA – WARTA BOGOR – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab Indonesia resmi menyepakati penurunan potongan atau komisi aplikasi bagi pengemudi ojek online (ojol) menjadi 8 persen.

Kebijakan tersebut akan mulai berlaku pada 1 Juli 2026, menggantikan skema sebelumnya yang memberlakukan potongan lebih besar.

Kesepakatan itu disampaikan perwakilan GoTo dan Grab usai melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.

Advertisement

“Mulai efektif per tanggal 1 Juli 2026, GoTo, Gojek Indonesia akan mulai mengimplementasikan komisi 8 persen untuk layanan transportasi penumpang ojek online roda dua, yang kalau di Gojek kita sering memanggilnya GoRide,” ujar Wakil Direktur Utama GoTo, Catherine Sutjahyo, saat konferensi pers.

Catherine menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang disampaikan pada 1 Mei 2026 terkait kesejahteraan pengemudi ojol.

Menurutnya, GoTo berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi.

Advertisement

Hal senada disampaikan CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi. Ia memastikan Grab juga akan menerapkan komisi sebesar 8 persen mulai 1 Juli 2026.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan kebijakan penurunan komisi tersebut merupakan hal yang telah lama dinantikan para pengemudi ojol.

“Kami sudah mengadakan pembicaraan-pembicaraan bersama dengan Pak Cucun juga mengenai pemberlakuan tarif atau pemberlakuan komisi untuk kendaraan transportasi online roda dua,” kata Dasco.

Advertisement

Sebelumnya, potongan komisi yang dikenakan aplikator mencapai sekitar 20 persen, sehingga pengemudi hanya menerima 80 persen dari pendapatan jasa transportasi.

Dengan kebijakan baru ini, pengemudi akan memperoleh 92 persen dari nilai layanan yang diberikan.

“Sudah sama-sama kita dengar tadi dari GOTO, sekali lagi per 1 Juli 2026 tarif 8 persen, 92 persen untuk pengemudi ini sudah berlaku,” ujar Cucun.

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

Sumber: antaranews

Advertisement
Share

Recent Posts

Aliansi Mekkah, Begini Dahsyatnya Kekuatan Militer Arab Saudi, Turki, dan Pakistan

WARTA BOGOR - Para pemimpin Arab Saudi, Turki, dan Pakistan menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah…

2 hours ago

Tak Lagi Andalkan Data Umum, Pemkab Bogor Petakan Kemiskinan hingga ke Rumah Warga

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat strategi penanganan kemiskinan dengan mengandalkan…

12 hours ago
Advertisement

Polres Bogor Sabet Juara 2 Nasional Inovasi Ketahanan Pangan

BOGOR – WARTA BOGOR - Polres Bogor berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah meraih…

13 hours ago

Pemerintah Mulai Kaji Pembatasan Pertalite: Tak Lagi untuk Semua

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah tengah mengkaji rencana pembatasan pembelian Pertalite bersubsidi bagi kelompok…

14 hours ago

PKS Dramaga Ajak 27 Pemuda Jelajahi dan Tracking Kawah Ratu

BOGOR-WARTA BOGOR – Sebanyak 27 pemuda dan pemudi dari berbagai wilayah di Kecamatan Dramaga mengikuti…

1 day ago

Viral! Booth Miras di Festival Musik Gelar Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha

JAKARTA - WARTA BOGOR - Viral di media sosial video yang memperlihatkan tantangan hafalan surah…

1 day ago