Internasional

Hamas Respons Proposal Gencatan Senjata dengan Israel, Tanda Damai?

JAKARTA – WARTA BOGOR – Kelompok Pejuang Palestina, Hamas mengatakan bahwa pihaknya telah menyerahkan tanggapan terhadap kesepakatan gencatan senjata yang bertujuan menghentikan perang dengan Israel kepada mediator utama.

“Beberapa waktu lalu, gerakan Hamas menyampaikan tanggapannya terhadap kerangka perjanjian tersebut kepada saudara-saudara di Qatar dan Mesir,” kata sebuah pernyataan, mengacu pada “gencatan senjata yang komprehensif dan penuh”.

Lebih dari seminggu, kelompok pejuang Hamas mempertimbangkan kesepakatan yang dibuat ketika mereka tidak hadir dalam perundingan Paris, ketika tekanan internasional meningkat untuk mengakhiri perang empat bulan tersebut.

Advertisement

Hamas mengatakan bahwa usulan tersebut bertujuan untuk mengakhiri agresi terhadap rakyat kami, mengamankan bantuan dan tempat berlindung, rekonstruksi, mencabut pengepungan di Jalur Gaza, dan menyelesaikan proses pertukaran tahanan.

Perdana Menteri Qatar, Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani mengatakan bahwa Doha telah menerima tanggapan “positif” dari Hamas terhadap rencana gencatan senjata tersebut.

Perdana Menteri Qatar berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken yang kembali memulai tur krisis di Timur Tengah.

Advertisement

Blinken mengatakan bahwa tanggapan Hamas telah “dikirim kepada Israel”.

“Saya akan melanjutkan pembicaraan itu besok di Israel ketika saya berada disana, dan kami akan bekerja sekeras mungkin untuk mencoba mencapai kesepakatan,” ujar Blinken kepada wartawan di Doha, Selasa (6/02/2024), dilansir dari AFP.

Sebagai informasi, militer Israel telah menewaskan 27.585 orang di Gaza, yang dimana sebagian besar anak-anak dan perempuan, menurut Menteri Kesehatan di Gaza.

Advertisement

 

Sumber: CNBC Indonesia

 

Advertisement
Share

Recent Posts

Indonesia Cuan, Australia dan India Jajaki Pupuk Indonesia

JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…

2 hours ago

Kebijakan WFH Jumat Berpotensi Munculnya Fenomena PJKA

WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…

5 hours ago
Advertisement

Dugaan Pelecehan oleh Pendakwah SAM, Korban Diimingi Sekolah ke Mesir

BOGOR - WARTA BOGOR - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry…

6 hours ago

Belum Sepekan Menjabat, Ketua Ombudsman RI Ditahan Kejagung Terkait Kasus Nikel

JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, resmi ditahan oleh Kejaksaan…

7 hours ago

40 Ribu Rumah di Jabar Masuk Program Renovasi Nasional, Gubernur Dedi Tambah Bantuan Modal Usaha

JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…

1 day ago

Bareskrim Gerebek Rumah Produksi Whip-Pink Ilegal, Omzet Capai Miliaran Per-Bulan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…

1 day ago