Umum

Hari Anak Nasional, Penuhi Hak Sehat Anak

WARTABOGOR.id- Hari Anak Nasional 2021 yang diperingati di tengah pandemi Covid-19, mengingatkan orangtua bahwa selain hak untuk mendapatkan pendidikan, anak juga memiliki hak untuk hidup sehat meski ada banyak keterbatasan.

Selama pandemi, terlebih adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), membuat masyarakat tak terkecuali anak-anak harus lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

gaya hidup tidak aktif tersebut berupa lebih banyak berdiam diri, jarang berolahraga, serta mengonsumsi makanan minuman tidak sehat secara berlebihan.

Advertisement

Apabila dibiarkan, gaya hidup tersebut dapat memengaruhi perilaku dan kesehatan anak di masa depan. Maka dari itu, penting bagi orang tua untuk terus mengajak anak tetap aktif dan membangun kebiasaan sehat, termasuk dalam memilih makanan dan minuman yang dikonsumsi setiap hari.

Orang tua dapat mencari aktivitas fisik favorit anak dan membuat permainan sederhana, seperti bermain bola, memanjat, atau permainan berburu harta karun yang mengharuskan anak keliling rumah.

Bisa juga dengan mengajak membersihkan rumah yang dikemas dengan permainan, misalnya dengan memberikan stiker yang dapat dikoleksi, dan sebagainya.

Advertisement

Selain aktif bergerak, apa yang dikonsumsi anak juga memiliki andil besar dalam kesehatan anak hari ini bahkan di masa depan.

“Selain ada kecenderungan kurang aktif bergerak, riset juga menemukan 1 dari 5 anak Indonesia masih kurang minum. Padahal, kebiasaan minum yang baik tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan anak tetapi juga membantu anak menjadi lebih cermat, tanggap, dan memiliki performa yang baik 6,” ujar Bernie.

Menurutnya, anak membutuhkan dukungan orang tua agar mereka tetap aktif, terhidrasi, dan fokus.

Advertisement

“Pastikan kebutuhan air berkualitas dan nutrisi seimbang terpenuhi, serta kebiasaan hidup aktif ditingkatkan. Hal ini akan mendukung kualitas kesehatannya hingga dewasa nanti,” imbuh dia

Ia menyarankan, anak-anak setidaknya mengonsumsi minimal 7 gelas air minum setiap harinya. Proporsi kandungan air dalam tubuh anak lebih tinggi dari orang dewasa, namun mekanisme haus anak belum berkembang dengan baik, sehingga membutuhkan dukungan yang optimal.

Pastikan pula orangtua membatasi konsumsi minuman manis pada anak. Peningkatan konsumsi minuman manis pada anak-anak tidak hanya memengaruhi kesehatan mereka di masa kanak-kanak, tetapi juga merupakan indikator kondisi kesehatan yang kuat di masa dewasa.

Advertisement

Pasalnya, sedentary lifestyle berkaitan dengan prevalensi obesitas pada anak, serta meningkatkan risiko hipertensi, kolesterol tinggi, obesitas dan diabetes. Dikhawatirkan, kebiasaan minum yang kurang baik dapat memperburuk dampak dari sedentary lifestyle di masa pandemi seperti sekarang ini. (Kompas.com)

Share

Recent Posts

Bahlil Ancam Setop Ekspor Gas ke Negara yang Tak Menghargai Indonesia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan…

7 hours ago

ASN di Bogor Selatan Diduga Tipu Warga Bermodus Lolos CPNS, Korban Rugi hingga Rp70 Juta

BOGOR – WARTA BOGOR - Seorang aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kecamatan Bogor…

1 day ago
Advertisement

Pemkab Bogor Tangani 11 Ribu Rumah Tidak Layak Huni di 40 Kecamatan pada 2026

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk…

2 days ago

LAZ Ummul Quro Bogor Salurkan Rp100 Juta Modal Usaha untuk 20 UMKM, Sinergi Bersama KUA Ciseeng dan Gunung Sindur

BOGOR-WARTA BOGOR — LAZ Ummul Quro Bogor menyalurkan bantuan modal usaha senilai total Rp100 juta kepada 20 pelaku UMKM melalui…

2 days ago

Pendapatan Biskita Trans Pakuan Tembus Rp10 Miliar, Koridor Baru Disiapkan pada 2027

BOGOR – WARTA BOGOR - Pendapatan Biskita Trans Pakuan Kota Bogor mencapai Rp10,29 miliar selama…

2 days ago

Program IJD Prabowo Dukung Pembangunan Jalan Citeureup–Sukamakmur Sepanjang 20 Km

BOGOR – WARTA BOGOR - Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang digulirkan Presiden Republik…

2 days ago