Pendidikan

Ikuti Perkembangan Zaman, Petani Milenial Harus Manfaatkan Iptek

BOGOR-WARTABOGOR.id – Para petani milenial diharapkan bisa mengikuti perkembangan zaman. Untuk itu, para petani milenial diharapkan bisa memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).

Momon Rusmono, Dosen Prodi TMP memberikan orasi ilmiah saat Wisuda Polbangtan Bogor

Kementerian Pertanian sendiri mendorong pembangunan pertanian agar dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dan menjadi tumpuan kekuatan perekonomian nasional. Juga menciptakan lapangan kerja bagi penduduk pedesaan, serta mengurangi kemiskinan.

Menteri Pertanian (Mentan) SYL mengungkapkan diperlukan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, andal, serta berkemampuan manajerial, kewirausahaan, dan organisasi bisnis, sehingga pelaku utama dan pelaku usaha di sektor pertanian akan mampu membangun usaha tani  yang berdaya  saing tinggi.

Advertisement

“Salah satu upaya untuk meningkatkan SDM Pertanian khususnya pelaku utama dan pelaku usaha adalah melalui kegiatan pendidikan vokasi,” katanya.

Mentan SYL mengatakan, Polbangtan sebagai pelaksana pendidikan vokasi  merupakan pabrik pencetak generasi milenial harus terus melakukan inovasi sebagai modal mahasiswa ketika terjun ke masyarakat.

“Kalian ini adalah pioner penentu kesejahteraan bangsa ini. Miskin atau tidak masyarakat ada di tangan kamu (mahasiswa),” ujar Mentan SYL.

Advertisement

Sementara Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa Polbangtan merupakan wadah untuk mencetak calon agripreneur muda serta qualified job creator dan job seeker.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan kepada lulusan Polbangtan Bogor agar memberikan resonansi positif kepada generasi–generasi muda di sekitar untuk tertarik pada dunia pertanian.

Dosen Prodi Teknologi Mekanisasi Pertanian Polbangtan Bogor, Momon Rusmono, mengatakan, salah satu bentuk sarana peningkatan kualitas SDM, Polbangtan Bogor menekankan  penguasaan dan pemanfaatan Iptek melalui inovasi dan teknologi menjadi keharusan dalam upaya meningkatkan kapasitas produksi, produktivitas, dan daya saing.

Advertisement

“Sistem inovasi dan teknologi pertanian yang efisien akan mempercepat proses adopsi inovasi oleh petani, sehingga muatan teknologi dalam produk pertanian semakin meningkat dan daya saing menjadi kuat. Selain itu, inovasi dan teknologi juga diperlukan dalam pengembangan produk dalam rangka meningkatkan nilai tambah, diversifikasi produk, dan transformasi  produk  sesuai  dengan  preferensi  konsumen”, ujarnya.

Momon menambahkan, pembinaan kelembagaan petani pun perlu dilakukan untuk meningkatkan peran serta petani dan anggota masyarakat, penumbuhan kerjasama antar petani dan pihak terkait lainnya, serta penerapan sistem agribisnis.

“Kelembagaan petani diharapkan dapat membantu menggali potensi, memecahkan masalah usaha tani, dan kemudahan mengakses informasi, pasar, teknologi permodalan dan sumber daya lainnya,” ungkapnya.

Advertisement

Kelembagaan penyuluhan di tingkat kecamatan yang diharapkan adalah terbentuknya Balai Penyuluhan pada semua  Kecamatan yang memiliki potensi agribisnis.

Dengan terbentuknya kelembagaan penyuluhan di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan, maka Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota akan mempunyai persamaan persepsi tentang posisi dan peran strategis kelembagaan penyuluhan, fungsi penyuluhan akan berjalan secara optimal, dan koordinasi kegiatan penyuluhan dengan instansi terkait lainnya akan dapat dilaksanakan secara optimal.

Pewarta: Ardianinda Wisda
Sumber: Polbangtan Bogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Angkot Kabupaten Bogor Dibatasi Masuk Kota, Ini Skema yang Akan Diterapkan Dishub Kota Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Dinas Perhubungan Kota Bogor segera menerapkan skema pengaturan operasional bagi…

1 day ago

DPR Soroti Wacana Pemblokiran Wikipedia oleh Komdigi

JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyatakan dukungannya…

1 day ago
Advertisement

Indonesia Cuan, Australia dan India Jajaki Pupuk Indonesia

JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…

3 days ago

Kebijakan WFH Jumat Berpotensi Munculnya Fenomena PJKA

WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…

3 days ago

Dugaan Pelecehan oleh Pendakwah SAM, Korban Diimingi Sekolah ke Mesir

BOGOR - WARTA BOGOR - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry…

3 days ago

Belum Sepekan Menjabat, Ketua Ombudsman RI Ditahan Kejagung Terkait Kasus Nikel

JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, resmi ditahan oleh Kejaksaan…

3 days ago