BOGOR – WARTA BOGOR – Hujan deras yang terus menerus sejak sore menyebabkan Jalan Batutulis, Kota Bogor, ambles pada Selasa dini hari (4/3/2025).
Karena rawan terjadinya longsor dan membahayakan pengendara yang melintas, akses menuju Cipaku-Pamoyanan-Cihideung maupun arah sebaliknya ditutup total.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Marshe Mahendra Putra membenarkan Jalan Batutulis ditutup total mengingat badan jalan ambles sedalam 1,5 meter hingga 4 meter. Sementara jalan ambles sepanjang 50 meter.
Tak hanya itu, tembok penahan tanah (TPT) dalam kondisi menggantung di atas underpass Batutulis.
“Iya ditutup total sementara, karena tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Kejadian sekitar jam 01.45 tadi,” ujar Marshe.
Untuk sementara, lalu lintas dari arah Jalan Lawang Gintung menuju Pamoyanan-Cipaku-Cihideung dialihkan ke Jalan Bogor Nirwana Residence maupun arah sebaliknya.
“Sementara dialihkan dulu sambil di assesment kondisi jalannya oleh PUPR,” kata Marshe.
Marshe mengungkapkan curah hujan yang cukup tinggi dan berlangsung lama mengakibatkan ruas jalan di kawasan Stasiun Batutulis ini ambles.
Menurutnya, sejumlah anggotanya bersama instansi terkait sudah diterjunkan untuk menutup jalan dengan menggunakan barrier.
“Sudah dipasang dan dijaga petugas serta masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Sementara itu, Camat Bogor Selatan, Irman Khaeruddin mengungkapkan dirinya sempat melewati jalan tersebut sebelum kejadian.
“Sekitar pukul 01.00 WIB saya masih berada di sana untuk memantau titik bencana di Kecamatan Bogor Selatan. Saat sudah di kantor, saya mendapat kabar bahwa Jalan Saleh Danasasmita amblas,” katanya.
Dia pun mengimbau warga agar mencari jalur alternatif sebab jalan ditutup mencegah potensi longsor susulan,.
“Sebagai alternatif, warga dari Rancamaya disarankan melalui Pabuaran atau Rangga Mekar, sementara warga dari Sukasari dapat menggunakan jalur BNR atau rute lain yang lebih aman,” jelasnya.
Sumber: Liputan6 dan Radar Bogor