BOGOR-WARTABOGOR.id – Kepala Badan Penyuluhan dan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedy Nursyamsi Rabu yang lalu (17/06) berkunjung Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor. Kebetulan dirinya usai menjadi narsumber acara Webinar Millenial Agriculture Forum (MAF) III : Kiprah Petani Milenial Adaptif Teknologi Wujudkan Pertanian Modern Berkelanjutan melalui video conference dari Ruang Agriculture Operation Room (AOR) Polbangtan Bogor.
Kedatangan Kabadan disambut oleh Para Wakil Direktur, pejabat struktural dan dosen di Ruang Seminar I. Mewakili Direktur yang sedang berhalangan hadir, Wakil Direktur I Tri Ratna Saridewi menyampaikan permintaan maaf dan salam dari Direktur untuk Kabadan. “Selamat datang Bapak Kabadan, semoga kehadiran Bapak memompa semangat kami meski di tengah pandemi,” tutur Dewi.
Ada tiga pesan yang disampaikan Kabadan kepada civitas akademika Polbangtan Bogor. “Yang pertama, dalam kondisi pandemi COVID-19 ini terjadi pemotongan anggaran yang sangat besar. Kita dihimbau untuk ikhlas dan tetap semangat menjalankan tugas,” tutur Dedy.
“Anggaran boleh berkurang, namun semangat kita mencetak petani milenial dan wirausahawan muda pertanian yang profesional, mandiri dan berdaya saing tidak boleh berkurang,” imbuhnya penuh semangat.
Pesan kedua Kabadan kepada dosen ditugaskan untuk dapat menghasilkan SOP atau metode baru dalam setiap tahapan proses pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran daring. “Dengan cara ini kita dapat menghindari berkembangnya penyebaran COVID-19,” tutur Dedy.

Sebelum mengakhiri arahannya, Dedy berharap Polbangtan Bogor tetap menghasilkan Indikator Kinerja Utama (IKU) atau Key Performance Indicators (KPI), meskipun tidak sempurna, yaitu menghasilkan lulusan sebagai wirausaha muda pertanian yang profesional, mandiri dan berdaya saing.
Pewarta : Arif Prastiyanto
Sumber : Polbangtan Bogor