Berita

Kampus di DIY Siapkan Skenario Kedatangan Mahasiswa Baru

YOGYAKARTA-WARTABOGOR.id- Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai mempersiapkan diri untuk menyambut penerapa era kenormalan baru. Universitas Gadjahmada dan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), misalnya, mulai membuat skenario untuk kedatangan mahasiswa.

UGM rencananya mulai melakukan pelonggaran pembatasan pada 15 Juni 2020. Mahasiswa, khususnya tingkat akhir, jadi kelompok yang diprioritaskan bisa kembali ke kampus guna melanjutkan riset di laboratorium maupun kampus untuk pemenuhan tugas akhir.

Pengurus Lab Energi dan Mesin Pertanian Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem (DTB) Prima Andri Nugroho mengatakan masing-masing Departemen mulai membuat pengaturan. Selain itu, menyusun jadwal penelitian dan praktikum.

Advertisement

“Untuk praktikum di lab akan dimulai pekan ini dan diprioritaskan untuk Mahasiswa tingkat akhir yang menyelesaikan tugas akhirnya karena sudah tertunda pengambilan datanya hampir tiga Bulan,” kata Prima, Rabu (10/6).

Merujuk SE Rektor UGM dan SE Dekan, DTB sudah mengeluarkan pedoman prosedur penelitian bagi Mahasiswa program sarjana, master dan doktor dalam fase tanggap darurat. Prosedur mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Mahasiswa diwajibkan menggunakan alat pengaman diri berupa masker, pelindung wajah, sarung tangan yang disediakan departemen, dan membawa sendiri topi atau penutup kepala atau jaring rambut selama penelitian,”ujar Prima.

Advertisement

Selain itu, mahasiswa dilarang mengumpulkan massa lebih dari 10 orang selama proses penelitian. Lalu, membatasi jumlah maksimal mahasiswa yang meneliti di lab, menyiapkan dan memakai disinfeksi di meja-meja dan alat-alat penelitian.

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menyatakan sudah melakukan rapat koordinasi terbatas dengan para pemangku kepentingan terkait. UMY menerapkan 1-5 Juli 2020 sebagai waktu kedatangan Mahasiswa ke DIY. Terutama, bagi mahasiswa akhir atau praktikum lantaran status tanggap darurat bencana Covid-19 diperpanjang sampai 30 Juni 2020.

Rektor UMY, Gunawan Budiyanto mengatakan, rakor turut membahas skenario kepulangan mahasiswa dari daerah asal ke kampus. Ini dilakukan guna memenuhi kebijakan normal baru dan merancang satu protokol kesehatan yang ketat.

Advertisement

“Kami sadar tidak mungkin kembali dengan kondisi seperti sebelum Covid-19 ada, sehingga harus bersiap dengan new normal,” kata Gunawan.(republika.co.id)

Share

Recent Posts

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, Polbangtan Kementan Perkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

BOGOR-WARTA BOGOR – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama…

14 minutes ago

BKN Buka Program ASN Promote ASN, Bisa Diusulkan Rekan Kerja Berprestasi

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Kepegawaian Negara (BKN) meluncurkan program ASN Promote ASN yang…

17 hours ago
Advertisement

Sumpah Pemuda 2026: 5 Aksi Nyata Pemuda Muslim untuk Indonesia

WARTA BOGOR - Setiap 28 Oktober, Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda untuk mengenang tekad generasi…

1 day ago

Aksi Mahasiswa UI 28 Oktober, Bawa Lima Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo

JAKARTA - WARTA BOGOR - Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bersama sejumlah elemen masyarakat berencana menggelar…

1 day ago

Pemerintah Siapkan 4 Stimulus Ekonomi Kuartal IV 2026

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah menyiapkan sejumlah stimulus ekonomi pada kuartal IV 2026 untuk…

2 days ago

Pemkab Bogor Raih Penghargaan Pemerintah Kabupaten Terbaik dalam Penurunan Kemiskinan

BOGOR - WARTA BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto menerima penghargaan dari Kementerian Koordinator Bidang…

2 days ago