Umum

Kasus Pembunuhan Wanita Hamil di Palembang: Begini Kronologi dan Motif Pelaku

PALEMBANG – WARTA BOGOR – Pria berinisial FB ditangkap atas kasus pembunuhan terhadap AP (22), wanita hamil yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar hotel di Jalan Perintis Kemerdekaan Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), Sabtu (11/10/2025).

Pembunuhuan sadis tersebut berawal dari AP yang membuka jasa open booking (BO) di grup media sosial (medsos) bernama Open Booking (BO).

Pelaku dan AP akhirnya berkenalan di medsos dan berlanjut dengan bertemu langsung.

Advertisement

Pada Jumat (10/10/2025) sore sekitar pukul 17.30 WIB, AP check in bareng FB (22) dengan tarif Rp300.000 untuk satu kali kencan, dengan kesepakatan dua kali berhubungan badan.

Namun AP hanya mau melakukannya satu kali saja, yang membuat FB naik pitam.

Direktur Direktorat Kriminal dan Umum (Dirkrimum) Polda Sumsel, Kombes Pol Johannes Bangun mengatakan, pelaku tidak terima karena korban melanggar perjanjian kencan yang mereka sepakati.

Advertisement

“Pelaku merasa kesal dan marah ke korban. Saat itulah terjadi pembunuhan,” ujarnya saat menggelar konferensi pers di Mapolda Sumsel, Kamis (16/10/2025).

Pelaku langsung melarikan diri ke Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin Sumsel. Dia bersembunyi ke rumah kerabatnya selama lima hari sebelum ditangkap. Pada Rabu (15/10/2025) malam, FB diciduk tim Jatanras Polda Sumsel.

Korban sendiri tercatat sebagai warga asal Tegal Binangun Plaju Palembang dan sudah berumah tangga dengan AR (36) dan memiliki satu orang anak berusia 1,8 tahun. Saat meninggal dunia, korban sedang hamil anak kedua.

Advertisement

Pengakuan Pelaku

Saat diinterogasi di Mapolda Sumsel, pelaku mengaku awal pembunuhan karena kesal dengan sikap korban yang tidak mau melakukan hubungan intim untuk kedua kalinya.

Padahal dalam perjanjian kencan, korban mau dibayar Rp300.000 dengan memberikan jasa berhubungan badan sebanyak dua kali di dalam kamar hotel di Jalan Perintis Kemerdekaan Palembang.

Advertisement

“Iya (melakukan) pembunuhan, karena kesal. Karena sebelum waktunya, saya disuruh keluar dari kamar,” ungkap pelaku.

Setelah berulang kali ditolak, FB akhirnya membekap korban dari belakang dan menyumpal mulut korban menggunakan manset hitam milik korban. Saat korban berusaha berontak, tangan korban langsung diikatnya. Korban juga dicekik hingga akhirnya meninggal dunia.

FB membantah kembali melakukan hubungan intim dengan korban, saat korban sudah tidak bernyawa. Setelah korban meninggal dunia, FB kabur dari hotel dengan membawa sepeda motor dan ponsel korban.

Advertisement

“Saya pergi ke rumah, naik motor korban, langsung ke Muara Padang (Banyuasin). Saya bawa (barang korban) biar tidak ada barang bukti,” ucapnya.

 

 

Advertisement

 

Sumber: Liputan6.com

Advertisement
Share

Recent Posts

Viral Anak Terjatuh ke Area Kandang Gajah Ragunan, Pengelola Sebut Ada Indikasi Pembuatan Konten

JAKARTA - WARTA BOGOR - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anak mengenakan pakaian merah terjatuh…

15 minutes ago

Festival Tangguh Bencana Bogor Utara 2026, Hadirkan Mitigasi Bencana hingga Pelatihan Kerja

BOGOR - WARTA BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, membuka Festival Kecamatan Tangguh…

3 hours ago
Advertisement

Fenomena Blue Moon Hiasi Langit Indonesia Hari Ini, Simak Fakta dan Waktu Puncaknya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Fenomena langka Blue Moon atau bulan biru akan menghiasi langit…

3 hours ago

Pemerintah Kaji Penggunaan CNG Tabung 3 Kg untuk Gantikan LPG Subsidi, Bakal Jadi yang Pertama di Dunia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral tengah mematangkan…

2 days ago

Polisi Selidiki Kasus Pencabulan di Ponpes Ciawi Bogor, Diduga Libatkan Lima Pelaku

BOGOR - WARTA BOGOR - Polisi masih menyelidiki kasus dugaan pencabulan yang terjadi di lingkungan…

2 days ago

Kerbau Albino Mirip Donald Trump Selamat dari Kurban, Kini Dirawat di Kebun Binatang

WARTA BOGOR - Seekor kerbau albino seberat 700 kilogram di Bangladesh mendadak viral karena memiliki…

2 days ago