Kota Bogor

Pemkot Bogor Bentuk Tim Khusus Cegah Perilaku Penyimpangan

BOGOR – WARTA BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah menyiapkan pembentukan tim khusus untuk mencegah perilaku penyimpangan di masyarakat. Tim tersebut akan dibentuk melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) yang saat ini masih dalam tahap penyusunan.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengatakan tim tersebut akan diberi nama KP4S dan menjadi bagian dari regulasi yang sedang dipersiapkan oleh pemerintah daerah.

“Iya di dalam Perwali, namanya KP4S,” ujar Jenal saat ditemui di Plaza Balai Kota Bogor.

Advertisement

Menurut Jenal, KP4S akan menjadi tim independen yang dibentuk langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dengan persetujuan DPRD Kota Bogor.

“Jadi Perwali ini, mendelegasikan sebuah tim yang dibentuk oleh wali kota jadi tim independensi yang itu butuh persetujuan DPRD,” ujar Jenal.

Tim tersebut nantinya memiliki masa kerja selama lima tahun dan akan dievaluasi setiap tahun. Keanggotaannya akan melibatkan unsur tokoh agama serta tokoh masyarakat.

Advertisement

“Setelah itu baru dibuat kerangka, time line-nya, target sasarannya dan luar biasanya di Perwali, tim ini berlaku selama lima tahun, dan dievaluasi setiap tahun,” terang Jenal.

Selain berfokus pada upaya pencegahan, KP4S juga akan menjalankan program rehabilitasi serta menyediakan ruang konsultasi bagi masyarakat. Tokoh agama akan dilibatkan untuk memberikan pembinaan akhlak dan pendalaman nilai-nilai keagamaan sesuai keyakinan masing-masing.

“Selain rehabilitasi kami membuka ruang konsultasi termasuk dari tokoh agama membuka ruang akhlak atau pendalaman agama masing-masing,” ujarnya.

Advertisement

Jenal berharap pembentukan tim tersebut dapat menjadi langkah nyata dalam membina masyarakat, khususnya generasi muda, agar terhindar dari berbagai perilaku yang dinilai dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan.

 

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

Sumber: Radar Bogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Pemerintah Siapkan Sejumlah Kebijakan Jaga Harga Pangan di Tengah Kemarau

WARTA BOGOR - Pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempertahankan stabilitas…

1 hour ago

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG, Ini Alasannya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pemutakhiran data penerima manfaat program…

7 hours ago
Advertisement

BMKG Pastikan Wilayah RI Sudah Bersih dari Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Indonesia, baik…

8 hours ago

Siswi Korban Keracunan MBG Disebut Hilang Ingatan 70%, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menyoroti kasus…

21 hours ago

DPR Soroti Lahan Bekas Karhutla yang Berubah Jadi Perkebunan Sawit

JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta aparat terkait menyelidiki dugaan…

1 day ago

KAI Commuter Rekayasa Rangkaian KRL, Rute Bogor Kembali Bertambah 13 Perjalanan

BOGOR - WARTA BOGOR - KAI Commuter kembali menambah 13 perjalanan Commuter Line Bogor mulai…

1 day ago