Wed. Jan 22nd, 2020

Kedai Mie Kaget Sukabumi

SUKABUMI-WARTA BOGOR-Relawan Inspirasi Rumah Zakat Sukabumi tak henti-hentinya membuat inovasi pemberdayaan,kali ini mendorong para pemuda dan ibu-ibu untuk berkreasi dengan menghadirkan Mie Kaget (Ahad,15 Juli 2018).


Mie Kaget sendiri beralamat di Cisande,Cicantayan,Sukabumi. “Kreatif dalam bisnis adalah jurus untuk menaklukan pemuda zaman now,kolaborasi pemuda dan Ibu rumah tangga berhasil bersatu dalam membangun usaha pemuda” ujar kang Maman Relawan Inspirasi Rumah Zakat asal Sukabumi ini. Masyarakat pencinta kuliner di buat kaget dengan adanya Mie Kaget ini,tentu dengan rasa yang tidak ada duanya.


Hasil kreatif racikan ibu rumah tangga dan pemuda mampu menghasilkan kuliner yang memiliki ciri khas tersendiri yang membuat para pemburu kuliner penasaran serta ciri khas dengan varian level pedasnya.

Pemuda dan Ibu rumah tangga (4 orang Pekerja) sejak hari jumat tanggal 6 juli membuka usaha kuliner dan mendapatkan bantuan usaha dari salah satu donatur Rumah Zakat yaitu RoisOJK.

Setiap harinya kuliner tersebut kurang lebih habis ludes hampir 100 porsi setiap hari habis dengan sistem penjualan online ( Delivery )dan offline yang rata-rata langsung datang ke lokasi dengan menikmati suasana Sukabumi yang indah apalagi di malam hari. Satu porsi harga mie kaget Rp.10.000,- dengan berbagai minuman yang memiliki harga berbeda pula.

Sampai saat ini rata-rata pendapatan dari Kedai tersebut kurang lebih Rp.800,000 sampai dengan Rp.1.000.000,-perhari.”Kami sebagai fasilitator antara tim Kedai Mie kaget pemuda dan Ibu2 rumah tangga mengucapkan Terima Kasih banyak atas bantuan yang di berikan oleh Rumah Zakat kepada kami semua, semoga Rumah Zakat Semakin maju dan berkah” kata kang Maman.

Sukabumi memang salah satu daerah tujuan wisata dengan berbagai pilihan,mulai dari pegunungan sampai dengan lautan,mulai dengan yang suasana udaranya panas sampai yang sejuk bahkan dingin seperti salju,itulah Sukabumi.

Kesempatan ini tidak disia siakannoleh Relawan Inspirasi Rumah Zakat untuk memberdayakan masyarakat dibidang kuliner,dengan membantu para dhuafa yang mempunyai keinginan kuat untuk berwirausaha maka akan bisa dihasilkan sebuah sinergi antara donatur dengan penerima manfaat di sebuah Desa Berdaya.(mm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *