BOGOR – WARTA BOGOR – Musim kemarau yang mulai melanda wilayah Bogor menyebabkan Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa menyusut hingga hanya 10 sentimeter.
Penurunan ini dipicu minimnya curah hujan di kawasan hulu, khususnya wilayah Puncak, Kabupaten Bogor, sejak memasuki musim kemarau pada Juli.
Kondisi tersebut menunjukkan debit aliran Sungai Ciliwung berada pada level rendah. Meski situasi ini mengurangi potensi banjir di wilayah hilir, penurunan TMA menjadi perhatian karena dapat berdampak pada berkurangnya pasokan air untuk kebutuhan irigasi, pertanian, serta ekosistem sungai apabila kemarau berlangsung lebih lama.
Bendung Katulampa merupakan salah satu titik pemantauan penting di Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung. Data tinggi muka air di lokasi ini menjadi acuan bagi pemerintah dalam memantau kondisi hidrologi dan memberikan peringatan dini terhadap potensi banjir maupun kekeringan di wilayah Bogor, Depok, hingga Jakarta.
Fenomena ini menjadi pengingat bahwa dampak musim kemarau tidak hanya dirasakan melalui meningkatnya suhu udara, tetapi juga berpengaruh terhadap ketersediaan sumber daya air. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menggunakan air secara bijak.
Sumber: detiknews
JAKARTA - WARTA BOGOR - Fenomena Matahari tepat berada di atas Ka'bah akan kembali terjadi…
BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana menerapkan program penanaman pohon bagi…
BOGOR-WARTA BOGOR-Bantuan sosial pemerintah ditujukan bagi warga miskin/rentan miskin agar kebutuhan dasar terpenuhi. Kuncinya: terdaftar…
WARTA BOGOR - Perjalanan Timnas Argentina menuju babak semifinal Piala Dunia 2026 diwarnai sejumlah kontroversi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden RI Prabowo Subianto mengajak masyarakat untuk memperkuat persatuan dan…
BOGOR-WARTA BOGOR- SKCK adalah surat keterangan resmi dari Polri yang menyatakan ada atau tidak ada…