Nasional

Kemendikdasmen Catat 4 Juta Anak di Indonesia Tidak Bersekolah, Jawa Barat Paling Tinggi

JAKARTA – WARTA BOGOR – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat sekitar 4 juta anak di Indonesia tidak bersekolah.

Dari jumlah tersebut, Jawa Barat menjadi provinsi dengan angka tertinggi, yakni mencapai 106.196 anak.

Direktur Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, Saryadi, menyampaikan bahwa hampir seluruh provinsi di Indonesia masih menghadapi persoalan anak tidak sekolah.

Advertisement

“Terkait dengan sebaran anak tidak sekolah, ini hampir semua provinsi ada anak tidak sekolah, angka tertinggi itu di Jawa Barat, secara sebaran jumlahnya itu ada 106.196,” kata Saryadi di BSD, Tangerang, Banten, Kamis (23/4/2026).

Setelah Jawa Barat, jumlah anak tidak sekolah terbanyak terdapat di Jawa Tengah dengan sekitar 59.000 anak, disusul Jawa Timur sebanyak 53.000 anak.

Di sisi lain, wilayah dengan jumlah anak tidak sekolah paling rendah berada di kawasan timur Indonesia, yakni Papua Pegunungan dengan 208 anak, Papua Barat Daya sebanyak 264 anak, serta Papua Selatan dengan 755 anak.

Advertisement

“Sedangkan yang terendah itu ada di Papua Pegunungan, itu tercatat hanya 208, kemudian Papua Barat Daya 264, Papua Selatan 755,” ujarnya.

Sebagai upaya penanganan, pemerintah akan mengembangkan sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk menjangkau anak-anak yang belum mengakses pendidikan formal.

Program ini akan dilaksanakan melalui 20 sekolah induk yang ditetapkan berdasarkan rekomendasi pemerintah daerah.

Advertisement

Sekolah induk tersebut nantinya akan didukung oleh sejumlah sekolah mitra dalam pelaksanaan PJJ.

“Maka di tahun 2026 sampai dengan 2027 ini adalah fase pengembangan skala penuh dimana kami mentargetkan untuk pengembangan 34 plus sekolah Indo itu kenapa saya sebut 34 plus,” ucap Saryadi.

“Karena 34 ini adalah sekolah Indo di dalam negeri plus 1 yang SILN dalam hal ini SIKK yang tahun lalu sudah dimulai,” lanjutnya.

Advertisement

 

 

 

Advertisement

 

 

 

Advertisement

Sumber: kompas

Share

Recent Posts

Pemerintah Siapkan Sejumlah Kebijakan Jaga Harga Pangan di Tengah Kemarau

WARTA BOGOR - Pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempertahankan stabilitas…

1 day ago

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG, Ini Alasannya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pemutakhiran data penerima manfaat program…

2 days ago
Advertisement

BMKG Pastikan Wilayah RI Sudah Bersih dari Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Indonesia, baik…

2 days ago

Siswi Korban Keracunan MBG Disebut Hilang Ingatan 70%, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menyoroti kasus…

2 days ago

DPR Soroti Lahan Bekas Karhutla yang Berubah Jadi Perkebunan Sawit

JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta aparat terkait menyelidiki dugaan…

3 days ago

KAI Commuter Rekayasa Rangkaian KRL, Rute Bogor Kembali Bertambah 13 Perjalanan

BOGOR - WARTA BOGOR - KAI Commuter kembali menambah 13 perjalanan Commuter Line Bogor mulai…

3 days ago