BOGOR-WARTA BOGOR- Desaku Berqurban adalah salah satu program ibadah qurban Rumah Zakat yang disalurkan ke desa-desa dari Aceh hingga Papua, terutama yang minim penyembelihan hewan qurbannya. Program ini juga sebagai salah satu bentuk implementasi pemberdayakan peternak lokal agar hasilnya bisa dijual dengan harga terbaik.
Salah satu Desa Berdaya yang menyalurkan program Desaku Berqurban adalah di Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor, Masyarakatpun sangat bersyukur dengan adanya hewan qurban ini, karena bisa lebih banyak porsi daging qurbannya serta penerima manfaat daging kurbannya meningkat.
“Alhamdulillah di Desa Berdaya Pamoyanan ini sudah melaksanakan program Desaku Berqurban sebanyak tiga kaliĀ dalam 3 tahun terakhir ini dengan lokasi penyembelihannya berbeda-beda, sehingga bisa melaksanakan pemerataan dalam mendistribusikan hewan qurbannya,” tutur Elan Jaelani, Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Kamis (29-06-2023).
Program Desaku Berqurban di Pamoyanan tahun ini sangat spesial dengan dihadiri langsung oleh Koh Dennis Lim, Duta Qurban Rumah Zakat untuk memastikan bahwa hewan qurbannya sehat dan memadai, penyembelihannya sesuai syariah dan profesional. Koh Dennis pun ikut melakukan penyaluran daging qurbannya kepada penerima manfaat.
“Bismillahirrahmanirrahim, kita mulai yuk pemotongan hewan qurbannya, Alhamdulillah qurban ini dikelola dengan baik oleh Rumah Zakat, selain sesuai syariat, pengelolaan Qurban di Rumah Zakat juga memperhatikan kehigienisan hewan qurbannya lho, juga disembelih oleh Juleha (Juru Sembelih Halal), para petugas juga diharuskan memakai masker, sarung tangan dan baju khusus,” ungkap Koh Dennis Lim, Duta Qurban Rumah Zakat.

Desaku Berqurban juga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan gizi dan ketahanan pangan masyarakat, Desaku Berqurban ini merupakan salah satu program optimalisasi qurban yang biasanya menumpuk di perkotaan, dengan program ini diharapkan dapat lebih merata ke pelosok-pelosok negeri ini.
“Sangat bermanfaat sekali alhamdulillah selain dagingnya lebih banyak juga masyarakat yang menerima juga lebih banyak” ujar Ade, salah satu penerima manfaat daging qurban.
Pewarta: Fetina