Kunjungi Polbangtan Bogor, Lutfi Halide Bicara Kiat Sukses Menjadi Petani Milenial

BOGOR-WARTABOGOR.id – “Sebagaimana pesan Menteri Pertanian, kalian tidak akan miskin ke depan karena kalian sudah berada di tempat yang tepat, kamu sudah berada di jalan yang benar karena pertanian sangatlah menjanjikan untuk keluar dari kemiskinan, kecuali kalian mengingkari dan berpura-pura terhadap apa yang dimiliki dan tidak tulus dalam menghadapi kehidupan ini,” ungkap Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor, Siswoyo menirukan ucapan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL). Hal itu disampaikan saat membuka acara Kuliah Umum bersama Staf Khusus Mentan Lutfi Halide, Kamis (27/02) di Aula Kampus Cibalagung.

Suasana aula begitu bergemuruh saat para petani milenial meneriakkan yel-yel Polbangtan Bogor penuh semangat menyambut kehadiran Lutfi Halide. Kedatangan pria kelahiran Soppeng 60 tahun yang lalu ini didampingi perwakilan Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Ismayanti Nita Rianti Parawansa selaku Kepala Bidang Penyelenggaraan Pendidikan.

Lutfi memberikan paparan kuliah umum tentang ‘Kiat Sukses Menjadi Petani Milenial Untuk Mewujudkan Pertanian Maju, Mandiri dan Modern’. Banyak pengalaman empiris yang dilaluinya yang mengantarkan kesuksesannya sebagai pejabat sekaligus pengusaha. Menurutnya, kiat sukses menjadi petani milenial harus diawali dengan mengubah pola pikir kita. “Pola pikir yang berorientasi menjadi karyawan  sekarang diubah menjadi berorientasi untuk mencari karyawan (pengusaha),” tegasnya.

Alumni Universitas Hasanuddin ini juga mengungkapkan bahwa ciptakan suatu iklim yang dapat mengubah pola pikir untuk menciptakan lapangan pekerjaan, bukan mencari pekerjaan. Lebih sempurna lagi jika menjadi pegawai sambil berwirausaha. Oleh karena, menurut Lutfi  perubahan pola pikir harus dilakukan secara bertahap. “Pertama mendirikan sekolah yang berwawasan wirausaha, Kedua pendidikan kewirausahaan perlu ditekankan keberanian untuk memulai berwirausaha, dan Ketiga tanamkan keyakinan bahwa dengan berwirausaha masa depan ada di tangan kita, bukan di tangan orang lain,” papar  Lutfi.

Pada akhir paparannya, Lutfi memberikan kiat sukses menjadi petani milenial. Dirinya mengatakan bahwa sukses adalah hak saya, hak mahasiswa Polbangtan Bogor, dan hak siapa saja yang mau berjuang. “Untuk itu kalian harus memilki sifat-sifat bermoral, jujur, berani dan bertanggung jawab, keyakinan kuat, kerja keras, disiplin, dan mengembangkan potensi diri,” jelasnya. 

Memasuki sesi tanya jawab, para mahasiswa begitu antusias dan saling berebut untuk mengajukan pertanyaan. Aneka pertanyaan yang begitu tajam dan berbobot membuat narasumber berdecak kagum dengan pola pikir petani milenial Polbangtan Bogor. Namun dengan penuh ketenangan mantan Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan ini mampu menjawab semua pertanyaan yang diajukan.

Ada hal yang sangat menarik ketika penanya terakhir mengungkapkan curahan isi hatinya. Nidia Qurotta Ayunin, mahasiswa tingkat IV ini merasa cemburu saat mendengar berita kehadiran Mentan di kampus IPB University. “Kami berharap Bapak Menteri Pertanian juga mau hadir di Polbangtan Bogor, karena kami adalah anak kandung Kementerian Pertanian,” ungkap Nidia yang disambut tepuk tangan teman-temanya.

Lutfi langsung merespon keinginan Nidia. Dirinya akan mencoba berkomunikasi dengan Mentan, apabila ada waktu akan dihadirkan di Polbangtan Bogor. Kami tunggu kehadiranmu di Polbangtan Bogor Komandan…

Pewarta : Arif Prastiyanto

Editor : Ar