ACEH UTARA-WARTA BOGOR – Lembaga Amil Zakat (LAZ) Ummul Quro Bogor menunjukkan kepedulian lintas wilayah dengan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Utara. Aksi tanggap darurat ini menyasar warga di tiga desa di Kecamatan Sawang, yakni Desa Paloh Raya, Desa Punteut, dan Desa Meunasah Pulo, pada Jumat (16/1/2026).
Dalam aksi kemanusiaan tersebut, LAZ Ummul Quro mendistribusikan sebanyak 30 paket sembako yang difokuskan bagi keluarga yang berada dalam kondisi darurat kebutuhan pangan. Selain terdampak bencana, para penerima manfaat ini juga merupakan masyarakat kurang mampu yang kondisi ekonominya semakin sulit akibat akses yang terputus pascabencana.
Respons Tanggap Darurat
Kepala Divisi Penyaluran LAZ Ummul Quro Bogor, Fauzan Abdurahman, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen lembaga dalam merespons cepat setiap bencana yang menimpa masyarakat, meskipun lokasi bencana berada jauh dari pusat lembaga.
“Alhamdulillah, LAZ Ummul Quro dapat hadir memberikan respon tanggap darurat kepada saudara-saudara kita yang terdampak musibah banjir dan longsor di Kecamatan Sawang. Bantuan sembako ini kami khususkan bagi warga yang benar-benar dalam keadaan darurat kebutuhan pokok. Kami melihat bahwa selain kehilangan harta benda akibat bencana, banyak dari mereka yang memang berasal dari golongan kurang mampu, sehingga bantuan ini menjadi sangat krusial,” ujar Fauzan Abdurahman.
Fokus di Tiga Desa Terdampak
Kecamatan Sawang menjadi salah satu wilayah yang cukup parah terdampak banjir dan longsor di Aceh Utara pada Januari ini. Desa Paloh Raya, Desa Punteut, dan Desa Meunasah Pulo menjadi prioritas penyaluran karena kondisi geografis dan tingkat kerentanan warganya.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban harian warga selama masa pemulihan pascabencana. LAZ Ummul Quro juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang telah mempercayakan donasinya, sehingga bantuan dapat sampai ke tangan masyarakat yang paling membutuhkan di ujung barat Indonesia.
Pewarta: Iskandar