Berita

Mahasiswa Polbangtan Bantu Petani Pasarkan Hasil Panen

TASIKMALAYA-WARTABOGOR.id – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tasikmalaya ini mempengaruh kegiatan usahatani. Hal ini terjadi juga di Kampung Sutra Desa Ciawang  Kecamatan Leuwisari. Iwan, salah satu petani muda dari kampung tersebut merasakan dampaknya. Saat ini ia terkendala dalam pemasaran hasil pertaniannya. “Akses ke luar kampung sebagian besar tertutup karena pandemi, saya kesulitan memasarkan sayuran hasil panen saya,” keluhnya.

Kondisi ini memunculkan keprihatinan bagi Misni Fauziah, Mahasiswi Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor yang sedang melakukan penelitian tugas akhir. Ia saat ini harus pulang ke rumah karena wabah ini. Pandemi Covid-19 memberi dampak pada semua sektor tak terkecuali pendidikan. Adanya instruksi untuk melakukan kegiatan sekolah dan perkuliahan dilakukan dari rumah dengan daring (online/e-learning) atau bentuk penugasan lainnya pun dirasakan oleh seluruh peserta didik termasuk Misni.

Dengan bantuan Misni, Iwan cukup lega dan tidak khawatir lagi dengan sayuran yang ia jual. “Solusi yang saya tawarkan adalah memasarkan sayuran door to door langsung ke warga-warga,” ungkap Misni.

Advertisement

“Pertanian tetap berjalan,  namun terkendala dalam pemasaran karena adanya  pembatasan di Pusat perbelanjaan, dan harga yang di tawarkan oleh pedagang di pasarpun tidak bagus. Maka kita harus berinisiatif agar hasil pertanian tetap terjual dengan harga yang tidak terlalu rendah” kata Misni.

Petani milenial ini pun mulai mengemas sayuran milik Iwan agar siap dipasarkan. Dari berbagai macam sayuran yang dihasilkan, dibungkus dengan ukuran kecil. Ia pun memasarkannya langsung ke warga sekitar.

“Alhmdulillah dengan cara ini saya tetap bisa menjual hasil pertanian dan tetap berpenghasilan,” ucap Iwan lega.

Advertisement

Ina, salah seorang warga merasa terbantu dengan kreatifitas Misni dan Iwan. “Saya terbantu, karena saya tidak perlu pergi ke pasar untuk membeli sayuran.  Soalnya takut kalau harus sering-sering ke pasar dalam keadaan begini,” ungkapnya.

Dalam setiap kesempatan, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo selalu menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang menjadi penopang perekonomian bangsa Indonesia, ditengah keresahan bangsa Indonesia dalam menghadapi pandemi wabah virus Covid-19. 

Pernyataan Mentan senada dengan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dedi Nursyamsi. Dirinya menuturkan bahwa pertanian harus didukung kalangan milenial sebagai generasi muda.

Advertisement

“Mendukung upaya pemerintah melakukan regenerasi petani sekaligus melahirkan pengusaha muda pertanian yang berdampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pertanian Indonesia,” tegasnya.

Pewarta : Arif Prastiyanto – Polbangtan Bogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Kota Bogor Raih Penghargaan Kemendagri sebagai Daerah Terbaik dalam Creative Financing

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota Bogor kembali meraih penghargaan tingkat nasional setelah mendapat…

3 hours ago

Anggaran Dipangkas, BGN Ubah Fokus Program Makan Bergizi Gratis

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) mengubah strategi pelaksanaan Program Makan Bergizi…

3 hours ago
Advertisement

Polbangtan Kementan Dukung Gerakan Tanam Serempak 50.000 Hektar, Perkuat Peran Petani Milenial Menuju Swasembada Pangan

MUARO JAMBI-WARTA BOGOR— Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor turut serta menyukseskan Gerakan Tanam Serempak seluas…

1 day ago

Kejagung Tahan Tiga Eks Pimpinan BGN, Bongkar Modus Yayasan Terafiliasi dan Markup Anggaran

JAKARTA - WARTA BOGOR - Tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) resmi ditetapkan sebagai…

1 day ago

Transformasi Pasca Haji: Meraih Kesalehan Spiritual, Menebar Kesalehan Sosial

Oleh: Dr. Suhandi, S.Pd.I., M.Pd.I. Pengawas Syariah LAZ Ummul Quro Bogor Sekretaris Pengurus Daerah Al…

1 day ago

Rumah Zakat Kantor Layanan Bogor Terima Dua Penghargaan dari Pemerintah Kota Bogor

BOGOR-WARTA BOGOR, 3 Juni 2026 — Alhamdulillah, dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-544 Kota Bogor,…

1 day ago