Main Sama Bapak Demi Hubungan Keluarga yang Lebih Kuat

BOGOR-WARTA BOGOR-Main Sama Bapak adalah kegiatan yang diinisiasi oleh Keluarga Kita, sebuah organisasi
pendidikan keluarga, berkolaborasi dengan Sekolah Murid Merdeka. Ide awalnya adalah untuk meningkatkan keterlibatan Bapak dalam pengasuhan agar anak tumbuh dan berkembang
dengan optimal.

“Sebenarnya, kesadaran dan keinginan Bapak untuk lebih turun tangan dalam
pengasuhan sudah semakin baik, peran komunitas, seperti AyahASI dan juga Bapak2ID, tentu sangat membantu dalam mengampanyekan ini. Meskipun demikian, aktivitas offline yang lebih
menonjolkan dan melibatkan Bapak masih perlu diperbanyak,” papar Yulia Indriati, Direktur Keluarga Kita,Sabtu (25/02).

Berbarengan dengan Main Sama Bapak, juga berlangsung Me Time Ibu, yaitu sebuah sesi yang mewadahi “curhat” sesama Ibu agar memudahkan Ibu menemukan solusi atas tantangan harian di rumah.

Main Sama Bapak dan Me Time Ibu adalah kegiatan yang dijalankan oleh Rangkul (Relawan Keluarga Kita), yang peran utamanya adalah menggerakkan
orangtua untuk saling belajar dari satu sama lain.

“Harapannya, Main Sama Bapak dan Me Time Ibu bisa jadi kegiatan pembuka bagi Sesi-sesi Rangkul yang rutin berjalan di tiap kota,” tutur Siti Nur Andini, Manajer Program Keluarga Kita.

Rangkul saat ini tersebar di 172 Kabupaten/Kota seluruh wilayah Indonesia dan menjalankan Sesi Bicara (Berbagi Cerita) dengan topik-topik terkini yang dibutuhkan orangtua
sesuai dengan panduan dari Kurikulum Keluarga Kita.

Kurikulum Keluarga Kita adalah susunan materi parenting yang disusun saat Keluarga Kita berdiri pada 2013 dengan berbasis riset dan pengalaman oleh pakar pendidikan keluarga dan orang tua.

Pada bulan Januari sampai Juni 2023, akan berlangsung Main Sama Bapak dan Me Time Ibu di 10 kota yang berlokasi di Sekolah Murid Merdeka, sebagai mitra kolaborasi utama dalam event ini. Sekolah Murid Merdeka (SMM) adalah sekolah inovatif dengan metode blended
learning pertama dengan 4.500 murid di 20 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Sebagai sekolah yang sangat percaya bahwa peran Bapak krusial dalam tumbuh kembang anak, kami mendukung event ini sepenuhnya. Sekolah Murid Merdeka yakin, dengan keterlibatan Bapak, maka proses belajar terutama di dunia yang sudah semakin digital ini, akan semakin optimal,”jelas Radinka Qiera sebagai co-founder Sekolah Murid Merdeka.

Main Sama Bapak berlangsung selama dua jam yang terdiri dari tiga permainan dan dua tantangan sambil diiringi lagu-lagu anak sepanjang masa. Semua permainan memiliki tujuan untuk menstimulasi anak sesuai aspek perkembangannya.

Pada Main Sama Bapak di Bogor
kali ini, tema yang diangkat adalah Kotak Rahasia dengan permainan yang menstimulasi kemampuan konsentrasi, bahasa dan komunikasi, motorik halus, memahami instruksi, serta mengenali emosi. Kolaborator lain pada event ini adalah Brodo, Biodef, dan Wardah.

“Sebenarnya, di rumah juga bisa main kayak gini, tapi kadang butuh ide dan butuh dipandu gitu awalnya, ingin juga main-main dibebasin, tidak diawasin sama istri.” cerita Pak Akbar dari Bogor sambil tersenyum.

Sementara itu, sesi Me Time Ibu berlangsung dalam durasi yang sama, harapannya bapak dan anak dapat bermain bebas tanpa keberadaan Ibu. Pada sesi Me Time Ibu ini yang dibahas adalah seputar kebutuhan ibu, seperti manajemen emosi diri, bagaimana mengatasi kelelahan, dan isu-isu harian yang dialami oleh ibu.

“Seneng banget bisa sharing dan curhat
kayak gini, hati jadi lega karena tahu ternyata bukan kita seorang diri yang mengalami masalah, terus dapat masukan juga solusinya gimana. Tapi sebenarnya, kita tidak mencari solusi, sih, hanya ingin didengarkan saja,” cerita Chendany dari Rangkul Bogor.

Setiap peserta Main Sama Bapak mendapatkan playkit yang berisi alat dan bahan permainan serta untuk sesi Me Time Ibu setiap peserta mendapatkan “Jurnal Ibu” untuk
menuliskan refleksi atas apa yang dirasakan. Kedua sesi berlangsung lancar dan seru disertai iringan musik yang menghidupkan suasana selama sesi berlangsung.

Pewarta: Iskandar