Kota Bogor

Masyarakat Bogor diimbau Berhenti Kasih Uang ke Pengemis, Ini Alasannya

BOGOR – WARTA BOGOR – Dinas Sosial Kota Bogor mengimbau masyarakat Kota Bogor berhenti memberikan barang atau uang kepada pengemis atau gelandangan. Alasannya adalah untuk mencegah perilaku mengemis dan eksploitasi anak semakin marak terjadi.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial, Dody Wahyudi mengatakan bantuan barang atau uang yang diberikan justru membuat pengemis semakin nyaman dan terfasilitasi. Hal tersebut dikhawatirkan dapat melanggengkan kultur mengemis dan membuat para pelakunya sulit berubah.

“Kebijakan ini sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Bogor Nomor 8 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan dan Penanganan Kesejahteraan Sosial. Warga tidak perbolehkan memberikan barang ataupun uang kepada pengemis, dan itu ada sanksinya,” ujar Dody, dikutip dari Radar Bogor, Jumat (8/9/2023).

Advertisement

Ia menyarankan masyarakat untuk langsung memberikan bantuannya melalui lembaga resmi seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), masjid ataupun langsung memberikan ke rumah penerima manfaat. Hal itu dinilai lebih baik daripada menyasar pengemis di pedestrian atau lampu merah.

Menurut Dody, kebiasaan memberikan bantuan pada pengemis di jalan justru akan berpotensi menimbulkan kecelakaan, mendorong eksploitasi anak dan membuat Kota Bogor menjadi kumuh.

Sebab, ia mengungkapkan 80 persen pengemis yang ada di Kota Bogor berasal dari daerah luar seperti Kabupaten Bogor dan Sukabumi. Lantaran banyaknya tempat wisata dan kondisi Kota Bogor sebagai wilayah banyak dilintasi orang.

Advertisement

“Kalau pengemis itu warga luar kota maka akan dikembalikan ke domisilinya. Kami akan berkoordinasi dengan Dinsos wilayah tersebut. Mereka akan dibuatkan surat perjanjian, apabila mengulangi lagi maka akan direkomendasikan untuk dikirim ke panti sosial Dinsos Jawa Barat untuk diberikan keterampilan,” ucapnya.

Sementara apabila pengemis tersebut warga Kota Bogor, akan diidentifikasi identitas kependudukannya, kemudian dikunjungi rumahnya, serta diperiksa kebutuhan bantuan sosial yang seharusnya diterima.

Dinas Sosial Kota Bogor bahkan akan memberikan bantuan permodalan bagi para pengemis untuk berwirausaha sesuai bakat dan minatnya.

Advertisement
Share

Recent Posts

Prabowo Targetkan Modernisasi 400 Rumah Sakit dan 10.000 Puskesmas dalam Tiga Tahun

LAMPUNG - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan dan modernisasi 350 hingga 400…

4 hours ago

Hamas Peringatkan Israel Soal Upaya Pengambilalihan Masjid Al Aqsa

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kelompok perlawanan Palestina, Hamas, memperingatkan Israel terkait dugaan upaya pengambilalihan…

5 hours ago
Advertisement

PLN Ungkap Penyebab Listrik Padam di Bogor, Cegah Blackout Lebih Luas

BOGOR - WARTA BOGOR - PT PLN menjelaskan penyebab pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah…

13 hours ago

Harga Pertamax dan Pertamax Green Naik, Berikut Daftar BBM Pertamina per 10 Juni 2026

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pertamina Patra Niaga resmi menyesuaikan harga sejumlah bahan bakar minyak…

14 hours ago

Pemerintah Targetkan Ekonomi Tumbuh hingga 6,5 Persen pada 2027

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional berada pada kisaran 5,8 persen…

1 day ago

Bocah 9 Tahun Tewas Diserang Anjing Pemburu Babi di Jasinga, Keluarga Minta Keadilan

BOGOR - WARTA BOGOR - Duka mendalam menyelimuti keluarga Solahudin setelah putranya, MAM (9), meninggal…

2 days ago