JAKARTA – WARTA BOGOR – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui saat ini harga minyak mentah tengah mengalami penurunan. Bahkan harga minyak mentah dunia untuk jenis brent saat ini berada di level US$ 75 per barel.
Dengan begitu, apakah penurunan harga minyak tersebut bisa mempengaruhi harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) yakni Pertalite bakal turun?
Menteri ESDM, Arifin Tasrif mengungkapkan penurunan BBM jenis Pertalite bisa saja dilakukan dengan syarat harga minyak mentah harus berada di bawah US$ 60 per barel terlebih dahulu.
Menurutnya, dengan harga minyak mentah berada dibawah US$ 60 per barel, BBM jenis Pertalite bisa saja kembali ke harga semula yakni Rp 7.500 per liter. Sementara harga BBM Pertalite saat ini dibanderol Rp 10.000 per liter.
“Kalau harga minyak di bawah US$ 60 per barel, baru (Pertalite bisa turun) kayak dulu,” ujar Arifin di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (11/12/2023).
Sebagai informasi, pada pembukaan perdagangan hari Senin (11/12/2023), harga minyak mentah WTI dibuka melemah 0,11% di posisi US$ 71,15 per barel, dengan begitu juga harga minyak mentah brent dibuka lebih rendah atau turun 0,15% ke posisi US$ 75,73 per barel.
Sumber: CNBC Indonesia
BOGOR - WARTA BOGOR - Aksi unjuk rasa gabungan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia…
WARTA BOGOR - Kecelakaan kereta api terjadi di wilayah Spanyol bagian tengah pada Rabu pagi.…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan praktik pengoplosan…
BOGOR-WARTA BOGOR – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Kepegawaian Negara (BKN) meluncurkan program ASN Promote ASN yang…
WARTA BOGOR - Setiap 28 Oktober, Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda untuk mengenang tekad generasi…