BOGOR – WARTA BOGOR – Peristiwa perampokan yang dilakukan oleh 3 siswi SMA di Kabupaten Bogor terjadi di Perumahan Pura Bojonggede, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, pada Minggu (12/5).
Pelaku perampokan berinisial AAR (17), diduga menjadi otak perampokan, serta RAH (18), dan MP (16) yang merupakan kakak kelas dan adik kelas AAR.
“Pelaku cewek semua,” kata Kapolsek Tajurhalang, Iptu Tamar Bekti, Selasa (14/5) dikutip dari Tribunnews Bogor.
Diketahui, rumah yang dirampok milik seorang lansia berinisial DH (57). Korban merupakan bude dari AAR.
Tamar Bekti mengungkapkan para pelaku berhasil mencuri uang tunai Rp 1,8 juta, kartu ATM, serta uang tabungan korban sebesar Rp 12 juta.
“Ponakan ini tau PIN-nya, karena pernah diajak ngambil uang di ATM,” ungkap Tamar.
Ketiga pelaku berbagi peran, dua orang masuk ke dalam rumah, dan satu orang menunggu di motor untuk melihat situasi sekitar.
Sebelum merampok harta korban, pelaku menganiaya korban lalu menyemprotkan obat pembasmi nyamuk ke muka korban. Dalam kondisi tak berdaya, korban diseret dan disekap oleh pelaku di kamar serta menguncinya dari luar.
Setelah berhasil merampok rumah korban, AAR memberikan upah Rp 300 ribu kepada RAH, sedangkan MP hanya mendapat Rp 100 ribu. Sisa uang rampok diambil semua oleh AAR.
Kini, ketiga pelaku sudah ditangkap polisi dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sumber: Kompas