Pantau Kondisi Mahasiswa, Kapusdiktan Gelar Teleconference

BOGOR-WARTABOGOR.id – Guna mengurangi penyebaran virus Corona yang tengah menjadi pandemi dunia, Presiden Joko Widodo mengeluarkan arahan dan himbauan untuk social distancing, termasuk di dunia pendidikan.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Pusdiktan) Idha Widi Arsanti,  hari ini (17/03) berdialog dengan seluruh Direktur/Kepala Sekolah Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI), dan Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) se Indonesia melalui teleconference. Kapusdiktan memantau kondisi seluruh mahasiswa dan siswa dengan mendengarkan laporan dari masing-masing UPT.

Mengawali dialog, Idha menuturkan bahwa pimpinan Politeknik dan SMK-PP harus selalu memantau kondisi mahasiswa dan siswanya. “Segera laporkan ke kami apabila ada hal-hal yang berkaitan dengan virus Corona, himbau kepada seluruh sivitas akademika untuk membiasakan hidup bersih,” tegasnya.

Wanita kelahiran Semarang ini meminta para Kepala UPT melaporkan kondisi mahasiswa dan kegiatan akademik yang dilakukan selama masa social distancing.

Direktur Polbangtan Bogor Siswoyo melaporkan kepada Kapusdiktan bahwa dirinya telah menerbitkan Surat Edaran No B-689/TU 020/I 7/03/20 tentang Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Infeksi COVID-19 di Lingkungan Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor. “Perkuliahan teori dilakukan dengan memaksimalkan e-learning atau penugasan terstruktur selama dua minggu kedepan. “Sedangkan perkuliahan praktik tidak dilakukan hingga dua minggu kedepan, semenjak semester genap berjalan,” tuturnya.

Siswoyo juga menghimbau agar seluruh civitas akademika Polbangtan Bogor agar menjaga kebersihan di lingkungan kampus dan asrama. “Seluruh mahasiswa dan staf pengajar harus menghindari kontak fisik seperti bersalaman, jabat tangan, berpelukan, cium tangan, bergandengan dan lainnya. Polbangtan Bogor juga harus menyediakan hand sanitizer di lingkungan kampus dan asrama,” tambahnya.

Mengenai kegiatan kerjabakti dan olahraga pagi, dilakukan sesuai jadwal. “Mahasiswa tidak diperbolehkan melakukan aktivitas diluar kampus tanpa seijin pihak berwenang seperti Ketua Jurusan, Ketua Program Studi dan Kepala Asrama,” tambahnya.

Kapusdiktan memuji langkah Siswoyo dan meminta Kepala UPT yang lain untuk melakukan hal sama di masing-masing instansinya. “Semoga wabah ini segera berakhir, agar kita kembali berkativitas normal seperti sedia kala,”  ucap Idha mengakhiri teleconference.

Pewarta : Arif Prastiyanto

Editor : Ar