Hukum

Pelaku Arisan Bodong di Sumedang Bakal Dijerat Pidana Pencucian Uang

SUMEDANG, WARTABOGOR.id- Kasus arisan bodong di Sumedang sudah ditangani Polda Jabar. Sang pelaku, MAW yang kemarin ngumpet di Mapolsek Jatinangor, sudah dibawa ke Mapolda Jabar.

Billy Maulana Cahya, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Advokasi Peduli Indonesia (LBH-API) yang mengawal para member arisan bodong untuk melapor mengatakan kini, jumlah pelapor semakin bertambah.

“Pelapor yang menguasakan ke saya saja untuk melapor ke Mapolda Jabar sudah 34 member. Di bawah mereka ada jejaring yang disebut reseller yang jumlahnya lebih dari 500 orang. Kebanyakan member yang menguasakan ke saya adalah warga Sumedang, Kabupaten Bandung, dan Kota Bandung,” kata Billy

Advertisement

Billy mengatakan, terduga pelaku sendiri yang sudah berada di Mapolda Jabar menjalani gelar perkara yang hasil gelar perkara itu akan keluar hari ini, Selasa.

Menurut Billy, ada empat kemungkinan pasal pidana yang dikenakan terhadap terduga pelaku arisan bodong. Selain pasal penipuan dan penggelapan di KUH Pidana, Maw mungkin dijerat pidana lain. Seperti tindak pidana pencucian uang hingga pidana ITE.

“Kemungkinan pidananya empat pasal, 372, 378 KUHP. Terus pidana di pencucian uang dan ITE, karena pasang iklan di medsos, bahkan ada orang yang tak pernah ketemu sekalipun, via transfer. Hasil penyidikan akan menguak kemana saja aliran uang dari terduga ini,” ucap Billy.

Advertisement

Ditemui di Mapolsek Jatinagor, kemarin, MAW mengaku sudah berbisnis arisan online selama 4 tahun. Arisan yang dimaksud MAW sejatinya hanyalah meminjam uang kepada para korban dengan janji pengembalian berupa bunga setiap bulan.

Meminjam uang dengan bunga besar tetapi diistilahkan dengan arisan. Jadi, arisan yang saya jalankan itu fiktif. Para korban terpikat karena dijanjikan keuntungan lebih besar daripada keuntungan yang saya dapatkan,” katanya.

MAW mengaku tak menduga apa yang ia lakukan berujung seperti ini. Ia mengaku uang para korbannya ia gunakan untuk berbisnis produk kecantikan.

Advertisement

“Beli mobil, sepeda motor, tapi beli rumah enggak jadi karena uang DP-nya dikembalikan,” katanya.

MAW juga meminta maaf kepada semua member arisan bodong yang ia kelola.

“Akibat kelakuan saya, semuanya mengalami kerugian, saya menyesal,” katanya.

Advertisement

MAW (23), pengelola arisan bodong yang nilainya mencapai Rp 20 miliar, akhirnya dibawa ke Mapolda Jawa Barat, Senin (28/2).

Sudah dua hari MAW beserta ayah dan ibunya berlindung di Mapolsek Jatinangor karena menghindari amuk puluhan korbannya.

Aan mengatakan, selama di mapolsek, MAW tampak sangat tertekan.

Advertisement

“Begitu juga kedua orang tuanya. Bagaimana pun orang tua ke anak, mereka turut khawatir dan tertekan,” kata Aan.

Aan mengatakan, orang yang menjadi korban arisan bodong yang dikelola MAW mencapai ratusan orang. Namun, yang terdata baru sekitar 150 orang.

Arisan ini berlangsung secara online. Kepada para korbannya, MAW mejanjikan keuntungan berlipat ganda. (Tribunjabar.id)

Advertisement
Share

Recent Posts

BAZNAS Targetkan Pengumpulan Zakat Nasional Rp70 Triliun pada 2027

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menargetkan penghimpunan zakat, infak,…

16 hours ago

Pemerintah Berencana Bagikan HP Gratis untuk Salurkan Bansos

JAKARTA - WARTA BOGOR - Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan…

18 hours ago
Advertisement

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti dalam operasi…

19 hours ago

Pilot WNI Jadi Alasan Israel Minta Pesawat Ethiopian Airlines Putar Balik

WARTA BOGOR - Otoritas Israel dilaporkan memerintahkan sebuah pesawat kargo Ethiopian Airlines yang menuju Tel…

1 day ago

Polbangtan Kementan Dorong Transformasi Pertanian Presisi

BOGOR-WARTA BOGOR — Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali memperkuat perannya dalam mendorong transformasi pertanian…

2 days ago

Pemkot Bogor Matangkan Pusat Pemerintahan Baru di Bogor Timur, 21 OPD Bakal Berkumpul

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai mematangkan rencana pembangunan pusat pemerintahan…

2 days ago