Umum

Pembangunan Infrastruktur di Kota Bogor yang Jadi Prioritas Pusat

BOGOR – WARTABOGOR.id – Pembangunan pada sejumlah program infrastruktur di Kota Bogor menjadi skala prioritas bagi pemerintah pusat guna mendukung kegiatan transportasi dan kegiatan terkait lainnya di Kota Bogor.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor, Hanafi, di Kota Bogor, Rabu, mengatakan, pemerintah Kota Bogor pada tahun anggaran 2019, mengajukan usulan anggaran untuk beberapa program pembangunan infrastruktur, diantaranya adalah penataan Jalan Otto Iskandardinata (Otista) dan Kawasan Jalan Suryakencana.

“Pada kawasan Jalan Suryakencana, Pemerintah Kota Bogor mengusulkan penataan berupa pendestrian, taman, park and ride, serta terowongan bagi pejalan kaki menuju ke Kebun Raya Bogor,” katanya.

Advertisement

Usulan lainnya yang diajukan Pemerintah Kota Bogor kepada Pemerintah Pusat adalah pembangunan jembatan layang atau fly over di Jalan MA Salmun, dan penataan kawasan Stasiun Bogor.

“Salah satu usulan Kota Bogor yang menjadi skala prioritas nasional dan telah terealisasi adalah jembatan layang di jalan RE Martadinata,” katanya.

Menurut Hanafi, ada beberapa usulan lainnya yang belum terealisasi dan masih ditindaklanjuti secara teknis, melalui koordinasi kepada Menko Kemaritiman dan Investasi.

Advertisement

Hanafi menjelaskan, sejumlah tempat di Kota Bogor yang membutuhkan bantuan pembiayaan dari pemerintah pusat adalah rencana pembangunan underpass pintu kereta Kebon Pedes, rencana pembangunan moda transportasi trem, dan penataan GOR Pajajaran.

“Kota Bogor siap menjadi tuan rumah Porda (Pekan Olahraga Daerah) Jawa Barat tahun 2026, sehingga membutuhkan kesiapan fasilitas olahraga yang lebih layak,”katanya.

Menurut dia, Pemerintah Kota Bogor mengusulkan bantuan pembiayaan melalui kementerian terkait. “Artinya beberapa kegiatan infrastruktur yang tidak bisa dibiayai Kota Bogor, maka mengusulkan bantuan ke Pemerintah Pusat,” katanya.

Advertisement

Sebelumnya, Hanafi mendampingi Walikota Bogor Bima Arya mengikuti rapat koordinasi secara virtual dengan Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut N Pandjaitan, dengan agenda percepatan pembangunan Infrastruktur pengembangan wilayah Jawa Barat.

Rapat koordinasi secara virtual yang dilaksanakan pada Selasa (16/2) tersebut diikuti oleh Bima Arya yang didampingi Hanafi dari Balai Kota Bogor.

Pada kegiatan tersebut, Luhut B Pandjaitan, mempresentasikan pembangunan infrastruktur di lima wilayah Jawa Barat, salah satunya pembangunan infrastruktur di Kota Bogor, serta pengembangan wilayah Bogor, Depok, Puncak dan Cianjur (Bodepunjur). (antara.com)

Advertisement
Share

Recent Posts

Kemensos dan BRIN Teken MoU, Tingkatkan Kualitas Sekolah Rakyat

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)…

23 hours ago

Tanam Padi Pakai Metode Modern, Mentan Sebut Pendapatan Petani Bisa Rp16 Juta per Hektare per Bulan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut pendapatan petani padi berpotensi…

1 day ago
Advertisement

Ijazah Bukan Sekadar Bukti Kelulusan: Cermin Integritas, Etika, Dan Tanggung Jawab

Oleh: Dr. Suhandi, S.Pd.I., M.Pd.I. Pembina LAZ Ummul Quro Bogor & Sekretaris PD Al Washliyah…

1 day ago

Jadi Tuan Rumah Porprov Jabar 2026, Kota Bogor Targetkan 100 Medali Emas

BOGOR - WARTA BOGOR - Kota Bogor menargetkan raihan 100 medali emas dalam Pekan Olahraga…

1 day ago

GERTAM (Gerakan Tanam) Sukses Gerakkan Sektor Pertanian Modern

MUARO JAMBI-WARTA BOGOR — Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali mengambil peran strategis dalam mengawal…

2 days ago

Tanam Padi Makin Canggih, Polbangtan Kementan Bawa Drone Seeder ke GERTAM PM‑AAS

MUARO JAMBI-WARTA BOGOR — Gerakan Tanam Serentak (GERTAM) Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM‑AAS) digelar di…

2 days ago