Pertanian

Perkuat Peran Petani dan Penyuluh, Kementan Adakan BIMTEK

BOGOR-WARTA BOGOR – Polbangtan Bogor Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Anggota Komisi IV DPR RI, Endang S Thohari, mengadakan bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas bagi petani dan penyuluh pertanian di Kota Bogor.

Bimtek diikuti oleh 100 orang petani dan penyuluh pertanian. Materi-materi yang disampaikan dalam bimtek adalah penumbuhan kelembagaan petani, teknologi pertanian perkotaan, dan teknologi perbenihan.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pertanian adalah sektor strategis yang memberi keuntungan bagi semua orang.
“Pertanian memiliki andil besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Selama tiga tahun pandemi, pertanian selalu tumbuh positif,” ujar Syahrul.

Advertisement

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi menuturkan bahwa sekarang ini dibutuhkan sekelompok anak muda yang memiliki loyalitas dan integritas tinggi untuk memajukan sektor pertanian Indonesia.

“Sudah saatnya pertanian dikelola oleh generasi milenial yang menggunakan kreativitas dan inovasinya sehingga pertanian kedepan menjadi pertanian modern yang tak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya tetapi juga berorientasi ekspor. Saat ini kita telah memiliki banyak petani milenial sekaligus enterpreneur di bidang pertanian,” jelas Dedi.

Direktur Polbangtan Bogor, Syaifudin, mengatakan salah satu program utama Kementerian Pertanian adalah peningkatan kapasitas petani dan penyuluh dengan mengadakan bimbingan-bimbingan teknis yang sampai saat ini telah diikuti 12 juta orang baik online maupun offline.

Advertisement

“Petani dan penyuluh pertanian harus berperan sebagai penggerak dan pelopor yang inovatif dalam sektor pertanian.” ujar Syaifuddin.

Pada Bimtek tersebut, Endang S Thohari, mengatakan bahwa kelembagaan petani sangat penting dan diharapkan kelembagaan petani dapat meningkat menjadi kelembagaan ekonomi petani.
“Hakekatnya tidak hanya ketahanan pangan yang akan dicapai namun kedaulatan pangan, kedaulatan pangan adalah nomor satu untuk mensejahterakan petani.”, ujar Endang.

Lebih lanjut Endang menjelaskan bahwa kota Bogor memiliki potensi pertanian yang harus dikembangkan. “Jangan lupa akan potensi lokal yang banyak dimiliki kota Bogor.” Tambahnya.

Advertisement

Petani dan penyuluh pertanian harus bergerak menciptakan kedaulatan pangan tersebut. “kalau bukan kita siapa lagi kalau bukan sekarang kapan lagi.” Imbuh Endang.

Pewarta: Fita D.
Sumber: Polbangtan Bogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Pemerintah Siapkan Sejumlah Kebijakan Jaga Harga Pangan di Tengah Kemarau

WARTA BOGOR - Pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mempertahankan stabilitas…

1 day ago

BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG, Ini Alasannya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan pemutakhiran data penerima manfaat program…

2 days ago
Advertisement

BMKG Pastikan Wilayah RI Sudah Bersih dari Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau

JAKARTA - WARTA BOGOR - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan wilayah Indonesia, baik…

2 days ago

Siswi Korban Keracunan MBG Disebut Hilang Ingatan 70%, DPR Minta BGN Tanggung Biaya Perawatan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menyoroti kasus…

2 days ago

DPR Soroti Lahan Bekas Karhutla yang Berubah Jadi Perkebunan Sawit

JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta aparat terkait menyelidiki dugaan…

2 days ago

KAI Commuter Rekayasa Rangkaian KRL, Rute Bogor Kembali Bertambah 13 Perjalanan

BOGOR - WARTA BOGOR - KAI Commuter kembali menambah 13 perjalanan Commuter Line Bogor mulai…

3 days ago