Business

Pesan WhatsApp Yang Dikirim Lewat Status ke Pengguna

JAKARTA-WARTABOGOR.id- Sejumlah pengguna aplikasi WhatsApp mulai mendapatkan status yang dikirimkan oleh perusahaan yang tergabung dalam Facebook ini.

Status dari WhatsApp keluar setelah sebelumnya pihak perusahaan dalam blog resminya akan berupaya menjernihkan informasi yang salah terkait kebijakan privasi barunya.

Aplikasi perpesanan yang telah populer di kalangan masyarakat ini nampaknya merasa gelisah setelah beberapa penggunanya bermigrasi ke platform lain yang dianggap lebih aman seperti Telegram dan Signal.

Advertisement

Pengguna WhatsApp mendapatkan empat pesan yang ditampilkan pada status mereka dari kontak bernama “WhatsApp”.

Pesan pertama pada status tersebut meyakinkan penggunanya jika privasi akan masih terjaga.

“Kami berkomitmen untuk privasi Anda”.

Advertisement

Sementara tiga pesan lainnya menjelaskan WhatsApp tidak dapat membaca atau mendengarkan percakapan pribadi yang terenkripsi, tidak dapat melihat lokasi yang dibagikan, dan tidak membagikan kontak dengan Facebook.

“WhatsApp tidak dapat membaca atau mendengarkan percakapan pribadi Anda karena terenkripsi end-to-end”

“WhatsApp tidak dapat melihat lokasi yang Anda bagikan”

Advertisement

“WhatsApp tidak membagikan kontak Anda dengan Facebook”.

Tunda kebijakan privasi baru

WhatsApp telah menunda untuk mengimplementasikan kebijakan privasi barunya selama tiga bulan.

Advertisement

Keputusan tersebut diambil setelah menghadapi reaksi besar-besaran dengan puluhan juta penggunanya berpindah ke platform pesaingnya.

Awalnya, perubahan kebijakan tersebut dijadwalkan mulai berlaku pada 8 Februari 2021.

Namun, perusahaan telah mengklarifikasi bahwa pembaruan tersebut tidak memengaruhi berbagi data dengan Facebook terkait dengan percakapan pribadi atau informasi profil lainnya.

Advertisement

Disebutkan, hanya membahas obrolan bisnis jika pengguna berbicara dengan platform layanan pelanggan perusahaan melalui WhatsApp.

Ditunda hingga mei 2021

Lebih lanjut, dalam serangkaian tweet-nya, sejauh ini perusahaan mengonfirmasi bahwa mereka menunda tanggal dari 8 Februari 2021 hingga Mei 2021.

Advertisement

“Tidak ada seorang pun yang akunnya akan ditangguhkan atau dihapus pada 8 Februari, dan kami akan menarik kembali rencana bisnis kami hingga setelah Mei,” kata WhatsApp.

“Kami telah mendengar dari begitu banyak orang betapa banyak kebingungan yang terjadi seputar pembaruan kami baru-baru ini. Ada banyak informasi yang salah yang menyebabkan kekhawatiran dan kami ingin membantu semua orang memahami prinsip dan fakta kami,” kata WhatsApp dalam blognya.

End-to-end encryption

Advertisement

Enkripsi memastikan hanya Anda dan lawan bicara yang dapat membaca atau mendengarkan apa yang dikirim, dan tidak ada orang lain yang bisa mengetahuinya, bahkan WhatsApp.

Dengan end-to-end encryption, pesan diamankan dengan kunci, dan hanya penerima dan pengirim yang dapat membuka dan membacanya.

Semua ini terjadi secara otomatis, tanpa perlu mengutak-atik pengaturan.

Advertisement

Dalam memastikan bahwa obrolan telah terenkripsi, pengguna dapat memverifikasinya dengan membuka obrolan, lalu ketuk nama kontak, dan buka layar info kontak.

Kemudian, ketuk enkripsi untuk melihat kode QR dan nomor 60 digit.(kompas.com)

Advertisement
Share

Recent Posts

Indonesia Cuan, Australia dan India Jajaki Pupuk Indonesia

JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…

4 hours ago

Kebijakan WFH Jumat Berpotensi Munculnya Fenomena PJKA

WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…

7 hours ago
Advertisement

Dugaan Pelecehan oleh Pendakwah SAM, Korban Diimingi Sekolah ke Mesir

BOGOR - WARTA BOGOR - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry…

8 hours ago

Belum Sepekan Menjabat, Ketua Ombudsman RI Ditahan Kejagung Terkait Kasus Nikel

JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, resmi ditahan oleh Kejaksaan…

9 hours ago

40 Ribu Rumah di Jabar Masuk Program Renovasi Nasional, Gubernur Dedi Tambah Bantuan Modal Usaha

JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…

1 day ago

Bareskrim Gerebek Rumah Produksi Whip-Pink Ilegal, Omzet Capai Miliaran Per-Bulan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…

1 day ago