PMB Polbangtan Kementan Jalur Umum Tes Fisik Dan Kesehatan Ketat Untuk Cetak Generasi Muda Pertanian Tangguh
BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor tengah melaksanakan tahap seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Jalur Umum Tahun Akademik 2025/2026. Tahap ini memasuki proses penting berupa tes fisik dan kesehatan yang ketat dan berlapis untuk memastikan calon mahasiswa memiliki kondisi prima.
Proses ini bukan hanya formalitas, tetapi menjadi salah satu upaya Polbangtan Bogor untuk menjamin kualitas SDM pertanian masa depan, sejalan dengan visi Kementerian Pertanian untuk menciptakan pertanian maju, mandiri, dan modern.
Berdasarkan Pengumuman Nomor B-2740/SM.220/I.8/06/2025, calon mahasiswa yang lolos tahap wawancara kini mengikuti serangkaian pemeriksaan: Fisik – meliputi tinggi & berat badan, tekanan darah, THT, mata, kulit, hingga pemeriksaan penyakit dalam dan neurologi; Laboratorium – pemeriksaan narkoba, darah lengkap, fungsi hati (SGOT, SGPT, HbsAg), fungsi ginjal (ureum, kreatinin), EKG, hingga rontgen thorax; Tes Kejiwaan – menggunakan metode MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) untuk mengukur kesehatan mental dan kesiapan psikologis calon Mahasiswa; Tes Fisik Lapangan – berupa lari, push-up, sit-up, hingga lunges yang bekerja sama dengan PUSDIKZI Bogor. Proses ini dilaksanakan pada Kamis-Jumat, 3–4 Juli 2025 di tiga lokasi: LABKESDA Kota Bogor untuk pemeriksaan jasmani, RSUD dr. Marzoeki Mahdi untuk tes kejiwaan, dan Kampus Polbangtan Bogor untuk tes fisik lapangan.
Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto menegaskan dalam pengumuman resmi, “Seluruh calon mahasiswa wajib membawa perlengkapan sesuai ketentuan dan mengikuti seluruh tahap tanpa terkecuali”.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menekankan pentingnya regenerasi petani melalui pendidikan vokasi. “Regenerasi SDM pertanian menjadi kunci. Mahasiswa Polbangtan tidak hanya harus cerdas, tapi juga kuat, sehat, dan siap menghadapi tantangan lapangan. Pertanian masa depan adalah pertanian yang dikelola generasi tangguh.”
Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti, juga menegaskan pentingnya pemeriksaan ketat, “Mahasiswa pertanian akan terjun langsung ke lapangan, menghadapi dinamika alam dan sosial. Kesehatan fisik dan mental yang baik adalah syarat utama untuk menghasilkan inovasi di sektor pertanian.”
Polbangtan Bogor sebagai bagian dari pendidikan vokasi Kementerian Pertanian terus menjaga standar seleksi ketat agar lulusan siap menjadi wirausaha muda pertanian yang inovatif dan memiliki daya tahan tinggi menghadapi tantangan di sektor pertanian. Calon mahasiswa diimbau untuk terus memantau pengumuman resmi melalui website https://pmb.polbangtan-bogor.
Polbangtan Bogor percaya, hanya generasi muda yang sehat, tangguh, dan berprestasi yang mampu mengantarkan Indonesia menuju kedaulatan pangan dan pertanian yang maju. (wsd)
JABAR - WARTA BOGOR - Program renovasi rumah tidak layak huni di Jawa Barat resmi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Bareskrim Polri menggerebek rumah produksi gas nitrous oxide (N2O) merek…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa dirinya telah “membuka…
CILEUNGSI - WARTA BOGOR - Alat deteksi dini banjir berbasis teknologi resmi dioperasikan di aliran…
TANAH LAUT-WARTA BOGOR – Gerakan Tanam Serempak seluas 10.000 hektare yang dilaksanakan di 17 provinsi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memberikan perhatian terhadap pengadaan puluhan…