Pendidikan

Polbangtan Bogor Cetak SDM Pertanian Kompeten, 104 Mahasiswa Lulus Sertifikasi Penyuluh Pertanian

BOGOR-WARTA BOGOR — Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia pertanian berkualitas yang siap langsung terjun ke dunia kerja. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Sertifikasi Kompetensi Penyuluh Pertanian, di mana sebanyak 104 mahasiswa dari Program Studi Agribisnis Hortikultura (AGH), Teknologi Mekanisasi Pertanian (TMP), dan Kesehatan Hewan (Keswan) dinyatakan kompeten dan lulus uji sertifikasi. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 8 hingga 10 Mei 2026, di Kampus Cibalagung Polbangtan Bogor.

Kegiatan sertifikasi ini merupakan salah satu langkah strategis yang digagas langsung oleh Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, sebagai upaya mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Khususnya, program ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga penyuluh pertanian yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, uji kompetensi dibagi menjadi dua skema utama, yaitu Skema Penyuluh Pertanian Supervisor Pertama yang diikuti oleh 36 peserta, serta Skema Penyuluh Pertanian Fasilitator Terampil yang diikuti oleh 68 peserta. Untuk menjamin kualitas dan objektivitas penilaian, Polbangtan Bogor menugaskan sembilan orang asesor profesional yang ahli dan berpengalaman di bidang penyuluhan pertanian.

Advertisement

Suasana pelaksanaan berlangsung dengan tertib dan serius, namun tetap diwarnai semangat tinggi dari para peserta. Mereka mengikuti serangkaian tahapan uji kompetensi yang mencakup observasi, wawancara mendalam, hingga praktik kerja lapangan, semuanya dilakukan sesuai standar kompetensi kerja profesi penyuluh pertanian. Hasilnya sangat membanggakan, seluruh peserta dinyatakan lulus dan memenuhi syarat kompetensi yang ditetapkan.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa sektor pertanian saat ini sangat membutuhkan kehadiran generasi muda yang tidak hanya memiliki semangat, tetapi juga kompetensi yang terukur dan siap diterapkan secara nyata di lapangan. “Pertanian Indonesia memerlukan sumber daya manusia yang unggul, siap kerja, dan mampu menjadi penggerak pembangunan pertanian di daerah. Program sertifikasi kompetensi seperti ini sangat penting untuk memastikan bahwa lulusan perguruan tinggi pertanian benar-benar memiliki kemampuan yang dibutuhkan oleh dunia kerja,” ujar Amran.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyampaikan bahwa penguatan kompetensi mahasiswa pendidikan vokasi pertanian merupakan investasi strategis yang sangat berharga dalam mendukung regenerasi tenaga penyuluh dan petani di Indonesia. “Kami terus mendorong penyelenggaraan pendidikan vokasi pertanian agar mampu melahirkan lulusan yang profesional, adaptif, dan berkompeten. Sertifikasi ini menjadi bukti nyata kesiapan mahasiswa Polbangtan Bogor untuk terjun langsung mendampingi para petani di lapangan,” ungkap Arsanti.

Advertisement

Di sisi lain, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, menilai sertifikasi kompetensi memberikan nilai tambah yang sangat signifikan bagi lulusan perguruan tinggi vokasi. Menurutnya, dunia kerja saat ini tidak hanya menuntut ijazah kelulusan, tetapi juga pengakuan resmi atas kompetensi dan keahlian profesi yang dimiliki. “Melalui sertifikasi kompetensi, mahasiswa memiliki bekal yang jauh lebih kuat untuk bersaing sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan pertanian nasional. Langkah ini juga menjadi bukti keseriusan Polbangtan Bogor dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lulusannya,” jelas Amin.

Direktur Polbangtan Bogor, Yoyon Haryanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab kampus dalam menjawab kebutuhan tenaga penyuluh pertanian yang jumlahnya terus meningkat di berbagai daerah di Indonesia. “Kami menginginkan seluruh lulusan Polbangtan Bogor memiliki daya saing tinggi dan mudah terserap di dunia kerja, khususnya berkarir sebagai penyuluh pertanian yang profesional. Oleh karena itu, sertifikasi kompetensi menjadi langkah penting agar setiap lulusan memiliki standar kemampuan yang diakui secara nasional,” tegas Yoyon.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas hasil pelaksanaan sertifikasi tahun ini. “Alhamdulillah, seluruh peserta uji kompetensi dinyatakan kompeten. Ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan kompetensi mahasiswa di Polbangtan Bogor,” tambahnya.

Advertisement

Melalui kegiatan ini, Polbangtan Bogor kembali menegaskan peran strategisnya sebagai institusi pendidikan vokasi pertanian yang tidak hanya berfokus pada jumlah lulusan, tetapi juga berkomitmen menyiapkan tenaga profesional yang andal, guna mendukung kemajuan dan ketahanan pertanian Indonesia ke depan.(wsd)

Share

Recent Posts

Penjelasan Komnas Perempuan soal Kasus Penganiayaan YTR Belum Masuk Kategori Penyiksaan

JAKARTA - WARTA BOGOR - Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menyatakan kasus…

11 hours ago

Puncak Helaran HJB Kabupaten Bogor ke-544 Siap Digelar, Sediakan 5.000 Porsi Makanan Gratis

KABUPATEN BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kabupaten Bogor akan menggelar puncak perayaan Hari Jadi…

17 hours ago
Advertisement

Kecanduan Game Online Parah, Remaja Ini Tak Mandi dan Tak Tidur Selama Sepekan

WARTA BOGOR - Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara,…

19 hours ago

MagangHub Kemnaker 2026 Kembali Dibuka Juli, Dapat Uang Saku Setara UMP! Simak Syarat-nya

JAKARTA - WARTA BOGOR - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran program MagangHub Kemnaker 2026…

2 days ago

Pesona dan Keindahan Masjid Budi Guna yang Dijuluki Taj Mahal Bogor, Disini Lokasinya!

BOGOR - WARTA BOGOR - Bagi warga Bogor yang sedang mencari tempat untuk menenangkan pikiran…

2 days ago

JPO Paledang Akan Dibongkar Besok, Tiga Ruas Jalan Ditutup!

BOGOR - WARTA BOGOR - Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Paledang di Kota Bogor akan mulai…

2 days ago