Polisi Ungkap Alasan Butuh 8 Tahun Untuk Menangkap Otak Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon

BANDUNG – WARTA BOGOR – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mengungkapkan alasan membutuhkan waktu yang cukup lama yakni delapan tahun untuk menangkap otak dari pembunuhan Vina Dewi Arsita atau Vina Cirebon dan kekasihnya Muhammad Rizky alias Eky di Cirebon.

Direktur Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Kombes Pol Surawan mengatakan penangkapan Pegi yang buron selama delapan tahun tersebut karena pelaku mengubah identitasnya menjadi Robi Irawan saat pindah ke Katapang, Kabupaten Bandung pada tahun 2016.

Dia menambahkan pelaku bersama ayah kandung memperkenalkan dirinya kepada pemilik kontrakan sebagai keponakan.

“Hal ini dikuatkan dengan keterangan pemilik kontrakan yang sudah dimintai keterangan. Demikian juga nama sudah diganti, bukan lagi PS tetapi menggunakan nama Robi,” ungkap Surawan, Minggu (26/5/2024).

Selain itu, Surawan menjelaskan bahwa tidak ada saksi yang berani mengungkapkan sosok pelaku utama pembunuhan Vina.

“Jadi kenapa kita kesulitan mengungkapkan kasus ini? Karena memang saksi yang berani menerangkan itu belum ada,” ujarnya.

Sebelumnya, Polda Jabar berhasil menangkap Pegi yang merupakan DPO selama delapan tahun kasus pembunuhan Vina Cirebon pada Selasa (21/5/2024).

Pegi disebut menjadi otak pelaku pembunuhan terhadap Vina dan Eky.

“Kita yakinkan bahwa PS adalah ini, STNK (sepeda motor) yang digunakan saat kejadian kita amankan. Kita juga cek kartu keluarga, bahwa ini adalah Pegi Setiawan,” ucap Surawan.

 

 

Sumber: Beritasatu