BOGOR – WARTA BOGOR – Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kota Bogor meluncurkan Program 1.000 Pintu, sebuah gerakan sosial yang bertujuan menghadirkan ruang privasi sekaligus lingkungan yang lebih aman dan layak bagi anak-anak.
Program tersebut resmi diperkenalkan di Kota Bogor pada Kamis (17/9/2026). Sasaran program ini adalah keluarga prasejahtera yang tinggal di rumah dengan kondisi minim sekat atau belum memiliki kamar khusus.
Ketua APSAI Kota Bogor Deswaty Diningsih mengatakan, gagasan Program 1.000 Pintu muncul dari perhatian terhadap kondisi tempat tinggal yang kurang memberikan ruang privasi bagi anak.
“Kita lihat peristiwa itu terjadi karena kondisi dari rumahnya yang blong tanpa sekat. Maka program ini kami buat untuk beri ruang privasi bagi anak,” ujar Deswaty.
Rumah Tanpa Sekat Dibuatkan Kamar
Dalam pelaksanaannya, Program 1.000 Pintu dilakukan dengan membangun dinding pembatas di dalam rumah yang sebelumnya tidak memiliki sekat.
Ruang tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai kamar sehingga anggota keluarga memiliki ruang yang lebih privat untuk beristirahat maupun berganti pakaian.
“Jadi kayak buat kamar. Sehingga tidak lagi mereka semua tidur barengan, ramai-ramai, atau mau ganti baju aja susah kan anak-anak,” jelasnya.
Jumlah kamar yang dibuat disesuaikan dengan luas rumah penerima manfaat. Untuk rumah berukuran kecil, APSAI biasanya membangun dua kamar. Sementara rumah yang lebih luas dapat dibuat hingga tiga sekat kamar.
“Kalau rumahnya kecil kita buat dua kamar pastinya. Tapi kalau misalnya rumahnya besar kita bisa buat tiga sekat kamar,” terang Deswaty.
Hingga saat ini, program tersebut telah menyasar enam rumah. Sementara dua rumah lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Deswaty mengatakan para penerima manfaat menyambut baik bantuan tersebut. Sejumlah warga bahkan mengaku telah lama menginginkan rumah dengan ruang yang lebih layak dan tertata.
“Mereka bilang memang pingin punya rumah seperti ini. Maka kita jadi semangat, untuk target sasarannya sendiri seribu rumah yang ada di Kota Bogor,” ungkapnya.
Untuk memperluas jangkauan program, APSAI Kota Bogor juga membuka peluang kolaborasi dengan pihak swasta. Dukungan berbagai pihak dinilai penting untuk mewujudkan target menghadirkan ruang privasi di 1.000 rumah di Kota Bogor.
“Yang sudah selesai enam rumah dan sekarang kami sedang mengerjakan dua rumah. Waktunya sampai kapan, kami tidak batasi,” pungkas Deswaty.
Sumber: Radar Bogor
CIBINONG - WARTA BOGOR - Salat Istisqo atau salat untuk memohon hujan digelar di Lapangan…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan sejumlah barang bukti dalam…
CIBUNGBULANG - WARTA BOGOR - Pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1…
BOGOR-WARTA BOGOR – Perkembangan judi online menjadi perhatian serius di lingkungan aparatur sipil negara (ASN).…
BANTEN - WARTA BOGOR - Pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak…
BOGOR - WARTA BOGOR - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut operasi tangkap tangan (OTT) terkait…