Program Kebun Gizi di Kelurahan Genteng

BOGOR – WARTABOGOR.id – Ada lagi inovasi yang terbaru dari Rumah Zakat yaitu Kebun Gizi. Kebun Gizi merupakan program berbasis masyarakat sebagai upaya pemenuhan kebutuhan sayuran dengan memanfaatkan lahan pekarangan maupun media lainnya.

Selain itu, kebun Gizi juga merupakan salah satu program untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, dengan mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan dengan menanam aneka tanaman.

Adapun tujuan dari pelaksanaan program Kebun Gizi ini ialah untuk meningkatkan kesehatan warga dengan makan sayur dan memberdayakan warga terutama ibu rumah tangga baik itu anggota dasa wisma atau komunitas masyarakat lainnya agar memiliki kegiatan lain yang dapat bermanfaat bagi lingkungan dan keluarga.

Peserta program Kebun Gizi di Kelurahan Genteng ini merupakan ibu-ibu dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang sudah kami bina selama ini.

“Alhamdulillah kita coba manfaatkan lahan kosong untuk Kebun Gizi ini,biar produktif dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH lebih aktif dan mudah-mudahan bisa menambah penghasilan mereka” kata Gigin,Pendamping PKH Kelurahan Genteng Bogor Selatan Kota Bogor,Senin (25/01)

Lahan yang digunakan adalah pekarangan, baik itu milik warga maupun lahan kosong yang bisa dimanfaatkan. Mereka menanam beraneka ragam sayuran seperti kangkung, pakcoy, bayam, cesin dan tomat. Saat ini, kebun Gizi sudah ditanam di salah satu lahan kosong di wilayah tersebut.

Untuk meningkatkan wawasan para anggota, biasanya setiap bulan dilakukan Pembinaan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2), materi yang diberikan seputar edukasi tentang keluarga, pemberdayaan dan juga lingkungan.

Hasil dari kebun Gizi ke depan akan meningkatkan nilai ekonomi keluarga. Hasilnya akan dijual ke warung-warung sekitar, selain itu, bisa juga ditukar dengan minyak jelantah.

Minyak jelantah yang terkumpul tersebut nantinya akan dijual lagi kepada pengepul. Hasil penjualannya akan dikelola oleh para anggota kebun Gizi dengan rincian 25% untuk kas, 25% untuk operasional, dan 50% untuk anggota kebun gizi.

Terimakasih kepada para donatur Rumah Zakat, sehingga program ini bisa berjalan. Semoga bisa membuat masyarakat lebih mandiri dan berdaya.