BOGOR – WARTA BOGOR – Kabupaten Bogor tak hanya berupaya mempertahankan posisinya sebagai daerah penghasil kopi robusta terbesar di Jawa Barat. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor kini membidik pengembangan komoditas tersebut agar mampu menjadi salah satu sentra kopi robusta terbesar di tingkat nasional.
Berdasarkan data Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, produksi kopi robusta pada 2025 mencapai 3.603 ton.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki potensi besar. Saat ini, aktivitas produksi kopi tersebar di 24 kecamatan di Kabupaten Bogor.
Menurut Rudy, capaian sebagai penghasil kopi robusta terbesar di Jawa Barat menjadi modal penting untuk mendorong pengembangan komoditas tersebut. Ia optimistis Kabupaten Bogor memiliki peluang untuk bersaing di tingkat nasional.
“Ini bukan cuma mimpi, tapi harapan dan langkah kita ke depan terus melengkapi, menyempurnakan bersama-sama,” ujar Rudy kepada Radar Bogor, Selasa (3/11/2026).
Ia menjelaskan, pengembangan kopi tidak hanya berfokus pada penanaman dan peningkatan produksi. Pemkab Bogor juga tengah mempersiapkan sejumlah tempat pengelolaan kopi untuk mendukung proses pengolahan hasil perkebunan.
“Bukan hanya dari sisi tanaman, kita pun mempersiapkan beberapa tempat-tempat pengelolaan,” tandasnya.
Melalui upaya tersebut, Pemkab Bogor berupaya mengoptimalkan potensi perkebunan kopi yang tersebar di 24 kecamatan. Pengembangan dari sisi produksi hingga pengolahan diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus memperluas daya saing kopi robusta Kabupaten Bogor di pasar nasional.
Sumber: Radar Bogor