Tue. Jan 28th, 2020

Rumah Zakat Siaga Posyandu

BOGOR-WARTABOGOR.id-Keberadaan Posyandu di sebuah kampung sangat penting dalam upaya membantu menyehatkan anak-anak dan balita, kegiatan pelayanan kesehatan ini bersumber dari swadaya masyarakat. Oleh karena itu keberadaan Posyandu tidak hanya dipertahankan tetapi juga ditingkatkan terutama dalam pelayanan dan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita agar semakin sehat dan semangat berkunjung ke Posyandu.

“Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita itu harus yang sehat dan alami karena ini merupakan contoh saja, seperti ini lho makanan yang sehat itu, nanti ibu-ibu di rumah membuat makanan untuk anak-anaknya yang seperti ini” ungkap Elan Jaelani Relawan Inspirasi Rumah Zakat, Selasa 30-10-2018

“Pemberian gizi dan vitamin yang cukup kepada balita merupakan faktor penting untuk menghadirkan generasi yang unggul dan berdaya, generasi mendatang harus lebih sehat, cerdas dan lebih hebat” tambah Elan.

Rumah Zakat terus membina Posyandu untuk melayani masyarakat agar lebih baik, tidak hanya memperhatikan gizi balita, kader Posyandu pun diberi pelatihan setiap bulan untuk meningkatkan kapasitasnya di Posyandu Melati RW 12 Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor.

“Setelah adanya pelatihan-pelatihan dari Rumah Zakat yang pematerinya juga bagus-bagus dari tokoh-tokoh tingkat kota alhamdulillah sekarang lebih tercerahkan, selain itu kami juga dibantu baik sarana prasarana maupun Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita para pengunjung Posyandu.” Kata Bu Evi kader Posyandu Melati RW 12 Pamoyanan.

Konsep Pelayanan Posyandu saat ini diharapkan Posyandu multifungsi, tidak hanya untuk ibu dan anak tetapi juga untuk lansia. Rumah Zakat mengajak kepada kader Posyandu yaitu kapasitas, integritas dan sinergitas, dengan mengakomodir tiga komponen ini tidak hanya bermanfaat untuk ibu dan anak tetapi juga bermanfaat untuk lansia.

Kader Posyandu juga diharapkan berkontribusi untuk perubahan dari sisi lingkungan dan kebersihan misalnya pengelolaan sampah, karena lingkungan yang bersih akan mendukung kesehatan masyarakat, jika lingkungan yang kotor maka akan banyak penyakit dari virus dan bakteri berbahaya yang berasal dari sampah. Dengan hinggapnya lalat ke sampah, lalu bertebaran ke lingkungan masyarakat dengan membawa virus maupun bakteri.