Berita

Saturn, Alligator yang Selamat dari Perang Dunia II, Mati di Usia 84 Tahun

MOSKWA-WARTABOGOR.id – Saturn, seekoralligator yang selamat dari Perang Dunia II di Berlin, Jerman, dilaporkan mati di Kebun Binatang Moskwa, Rusia.

Pihak kebun binatang menyatakan, hewan berjenis alligator Mississippi itu mati pada Jumat pagi waktu setempat (22/5/2020).

“Saturn mati karena usia tua. Usianya saat ini adalah 84 tahun, sebuah umur yang sangat senja,” demikian keterangan Kebun Binatang Moskwa.

Advertisement

Alligator itu awalnya diberikan kepada Kebun Binatang Berlin pada 1926 segera setelah dia lahir di AS. Dia selamat ketika terjadi pengeboman pada 1943.

Tiga tahun setelah pengeboman itu, pasukan Inggris menemukan Saturn, dan segera menyerahkannya ke Uni Soviet, dilaporkanBBC Sabtu (23/5/2020).

Dalam pernyataan resminya, kebun binatang mengatakan bahwa mereka terhormat karena diperbolehkan menjaga binatang itu selama 74 tahun.

Advertisement

“Bagi kami, Saturn adalah keseluruhan era. Itu tak berlebihan. Dia melihat saat kami masih anak-anak. Kami harap kami tak mengecewakannya,” jelas kebun binatang.

Semasa hidup, Saturn dilaporkan begitu mengenal penjaganya, dan suka sekali disikat. Dia juga mampu menggigit baja penjepit jika merasa terganggu.

Alligator Mississippi biasanya hanya bisa hidup antara 30-50 tahun. Karena itu, bisa jadi Saturn adalah alligator tertua di dunia

Advertisement

Namun, pandangan itu bisa saja mentah. Karena di Kebun Binatang Belgrade, terdapatalligator Mississippi lain bernama Muja yang kini berumur 80-an.

Banyak rumor mengenai Saturn ketika dia selamat dari pengeboman Perang Dunia II. Yang paling terkenal adalah kabar dia adalah koleksi Pemimpin Nazi Adolf Hitler.

Kantor berita Interfax melalui pemberitaannya membantah kabar itu, dan menerangkan tidak jelas kapan rumor mengenai Saturn berembus.

Advertisement

“Langsung begitu dia datang ke Kebun Binatang Berlin, mitos langsung berkembang bahwa dia adalah hewan koleksi pribadi Hitler,” terang Interfax.

Pertempuran Berlin terjadi pada November 1943. Pada 22-23 November, terjadi serangan yang berakibat pada kerusakan di area barat ke pusat.

Termasuk, Distrik Tiergarten tempat kebun binatang itu berada. Ribuan orang tewas dan terluka, serta banyak binatang ikut musnah.

Advertisement

Akuarium kebun binatang tak luput dari serangan. Kesaksian pengguna jalan mengungkapkan, dia melihat ada empat bangkai buaya di jalan.

Diduga, mereka mati karena terlempar akibat ledakan. Namun, entah kenapa Saturn selamat dan melewatkan tiga tahun di lingkungan yang tak ramah baginya.

Dilaporkan bahwa setelah mati, dia akan diawetkan dan dipamerkan di museum populer Moskwa yang dinamai dengan Charles Darwin.

Advertisement

Dikutip dari: kompas.com

Share

Recent Posts

Angkot Kabupaten Bogor Dibatasi Masuk Kota, Ini Skema yang Akan Diterapkan Dishub Kota Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Dinas Perhubungan Kota Bogor segera menerapkan skema pengaturan operasional bagi…

11 hours ago

DPR Soroti Wacana Pemblokiran Wikipedia oleh Komdigi

JAKARTA - WARTA BOGOR - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, menyatakan dukungannya…

13 hours ago
Advertisement

Indonesia Cuan, Australia dan India Jajaki Pupuk Indonesia

JAKARTA-WARTA BOGOR – Mengikuti jejak Australia, India kini turut melirik potensi pasokan pupuk dari Indonesia.…

2 days ago

Kebijakan WFH Jumat Berpotensi Munculnya Fenomena PJKA

WARTA BOGOR - Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil…

3 days ago

Dugaan Pelecehan oleh Pendakwah SAM, Korban Diimingi Sekolah ke Mesir

BOGOR - WARTA BOGOR - Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan pendakwah Syekh Ahmad Al-Misry…

3 days ago

Belum Sepekan Menjabat, Ketua Ombudsman RI Ditahan Kejagung Terkait Kasus Nikel

JAKARTA - WARTA BOGOR - Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Hery Susanto, resmi ditahan oleh Kejaksaan…

3 days ago