Kota Bogor

Selamat! Disdukcapil dan Puskesmas Kota Bogor Raih Predikat ZI WBK 2024

BOGOR – WARTA BOGOR – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor dan Puskesmas Bogor Selatan berhasil meraih predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (ZI WBK) 2024 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) di Jakarta, pada Rabu (11/12/2024).

Keberhasilan Disdukcapil Kota Bogor dan Puskesmas Bogor Selatan meraih predikat ZI WBK 2024 menorehkan sejarah baru. Keduanya menjadi dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pertama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor yang meraih predikat tersebut di sepuluh tahun gelaran Zona Integritas.

Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Ganjar Gunawan, mengakui bahwa predikat ZI WBK ini tidak diraih dengan mudah. Disdukcapil Kota Bogor telah melakukan pencanangan ZI WBK sejak 2021.

Advertisement

Pada 2022 dan 2023, Pemkot Bogor mengajukan Disdukcapil untuk dinilai oleh KemenPAN-RB. Namun, pada kedua tahun tersebut, Disdukcapil hanya lolos hingga tahap wawancara.

“Penganugerahan predikat Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi 2024 dari KemenPAN-RB merupakan sebuah penghargaan bagi instansi, unit kerja, satuan kerja, dan OPD yang telah melalui penilaian secara mendetail, komprehensif, dan menyeluruh dari awal hingga akhir,” ujar Ganjar.

Ia menjelaskan, bahwa pada 2024 Pemkot Bogor mengajukan tiga OPD untuk dinilai, yaitu Disdukcapil Kota Bogor, Puskesmas Tanah Sareal, dan Puskesmas Bogor Selatan.

Advertisement

Seleksi penilaian meliputi beberapa tahapan. Tahap pertama adalah pengumpulan berkas administrasi dan bukti-bukti terkait semua inovasi yang telah dilakukan. Inovasi tersebut meliputi kemudahan layanan publik bagi masyarakat serta penanganan pengaduan secara cepat.

“Bukti-bukti dan berkas administrasi itu dikumpulkan dan dinilai oleh tim khusus dari Kemenpan RB. Pada tahap administrasi ini, ada yang lolos dan ada yang tidak lolos. Jika lolos seleksi administrasi, akan maju ke tahap berikutnya, yaitu seleksi wawancara,” jelas Ganjar.

Pada tahap administrasi, lanjut Ganjar, ketiga unit kerja tersebut lolos dan masuk ke tahap seleksi wawancara. Namun, pada tahap wawancara, Puskesmas Tanah Sareal tidak lolos. Hanya Disdukcapil dan Puskesmas Bogor Selatan yang melanjutkan ke tahap penilaian kunjungan lapangan (on the spot).

Advertisement

Di tahap kunjungan lapangan, tim penilai melakukan peninjauan langsung, wawancara, dan pengecekan kepada masyarakat yang menggunakan layanan. Hal ini dilakukan untuk memastikan penilaian tidak direkayasa.

“Beberapa hari yang lalu, kami mendapat kabar bahwa Disdukcapil dan Puskesmas Bogor Selatan berhasil mendapatkan nilai positif dan berhak meraih predikat ZI WBK,” ungkap Ganjar.

Ganjar menjelaskan, penilaian ini meliputi enam area perubahan pada ZI WBK. Pertama, Manajemen Perubahan yakni komitmen OPD dari mulai pimpinan sampai bawahan.

Advertisement

Kedua, Penataan Tatalaksana yakni OPD memiliki konsep pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Melalui teknologi informasi Disdukcapil melakukan pemecahan antrian dengan membuat aplikasi prima antri dan menerima layanan secara online yang diberi nama Pakuan Prima.

Ketiga, masih kata Ganjar, Penataan Manajemen Sumber Daya Manusia dengan memberikan reward dan punishment. Keempat, Penataan Akuntabilitas Kinerja melalui penilaian SAKIP dari Inspektorat.

Kelima, Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik yakni dengan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat dengan menghilangkan stigma ‘Jika bisa Dipersulit Kenapa Dipermudah’, menurut Ganjar stigma ini harus diberantas.

Advertisement

“Area Keenam Penguatan Pengawasan. Disdukcapil punya hotline WhatsApp yang diberi nama Santun Menjawab Persoalan Untuk Segerakan Urusan Kependudukan (Sampurasun). Warga Kota Bogor bisa hubungi nomor 0812-9000-3271 maka semua persoalan kependudukan akan di jawab admin kami,” kata Ganjar.

“Jadi, warga tidak harus datang ke kantor cukup WhatsApp saja di jam kerja bisa terjawab untuk mengurus seluruh layanan administrasi kependudukan termasuk kita juga setiap hari menyiapkan semacam petugas khusus, yang disebut Manager On Duty (MOD) yang siap menerima keluh kesah warga untuk berkonsultasi,” sambungnya.

Selain itu, Disdukcapil juga bekerja sama dengan layanan ojek online untuk pengiriman dokumen. Program jemput bola seperti Disdukcapil Goes to School, Jebol Kelurahan, dan Lapak Capil diadakan secara rutin. Program layanan lainnya meliputi Service On Saturday (SOS) setiap Sabtu dan Layanan Sore Malam (LSM) selama pemilu.

Advertisement

“Semua ini dinilai oleh tim penilai, termasuk Google Review, media sosial, respon masyarakat, dan survei kepuasan masyarakat. Alhamdulillah, kami diberi kepercayaan meraih predikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi,” ungkap Ganjar.

Ganjar menambahkan bahwa keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi seluruh staf Disdukcapil. Evaluasi terus dilakukan oleh KemenPAN-RB, dan jika predikat ini dipertahankan, Disdukcapil berpeluang naik menjadi Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

 

Advertisement

 

Sumber: pemerintah kota bogor

Advertisement
Share

Recent Posts

Polisi Temukan 53 Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan Daycare di Jogja

YOGYAKARTA - WARTA BOGOR - Daycare Little Aresha di Kota Yogyakarta digerebek aparat kepolisian setelah…

19 hours ago

134 Mahasiswa Polbangtan Bogor Ikuti Sertifikasi Kompetensi, Siap Jadi Penyuluh Pertanian Profesional

BOGOR-WARTA BOGOR – Sebagai upaya memastikan kualitas dan standar profesionalisme lulusan di dunia kerja, Politeknik…

22 hours ago
Advertisement

Polbangtan Bogor Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Kualitas Layanan dan Partisipasi Stakeholder

BOGOR-WARTA BOGOR –Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) pada Kamis, (23/4),…

22 hours ago

Polbangtan Kementan Kawal Percepatan Tanam Serempak di Jambi, Wujudkan Respons Cepat Hadapi El Nino

JAMBI - WARTA BOGOR –25 April 2026, Peran Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor (Polbangtan Bogor) semakin…

23 hours ago

Beasiswa Jepang MEXT Dibuka, Gratis Kuliah hingga Dapat Tunjangan Rp12 Juta

JAKARTA - WARTA BOGOR - Pemerintah Jepang melalui Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan…

3 days ago

Bupati Bogor Kejar Perubahan Bogor Barat dalam Dua Tahun, Fokus Infrastruktur hingga Pusat Ekonomi Baru

CIBINONG - WARTA BOGOR - Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan arah pembangunan di wilayah Bogor…

3 days ago