TASIKMALAYA-WARTABOGOR.id – Hari Tani Nasional (HTN), yang diperingati setiap tanggal 24 September diperingati dengan berbagai cara oleh insan pertanian di Nusantara, salah satunya Kelompok Tani Cidadap Desa Cidadap dibawah binaan UPTD BPP Karangnunggal, Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, yang menyelenggarakan Farmer Field Day (FFD).
Farmer Field Day yang merupakan ajang unjuk kinerja petani itu merupakan akhir dari kegiatan Sekolah Lapangan Adaptasi Spesifik Lokalita (SL-ASL) dengan melakukan uji varietas dan teknologi (Kaji Terap) di sawah mereka. Pada kegiatan SL-ASL tersebut dilakukan uji teknologi sistem tanama Jarwo 2:1 dan Jarwo 3:1 menggunakan varietas padi Inpari 33.
Acara dimulai tepat pukul 10.00 waktu setempat dimulai dengan pembacaan ayat suci Alqur’an oleh salah seorang warga Cidadap. Ketua Panitia FFD M. Ridwan, SP melaporkan bahwa tujuan FFD adalah untuk menunjukan hasil SL-ASL sekaligus ajang selaturahin anggota kelompok.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya Drh. Idik Abdullah, MM berharap sekaligus berpesan agar teknologi yang telah terbukti hasilnya tersebut dapat lanjut diterapkan pada waktu-waktu mendatang.
Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor yang diwakili Dr. Lukman Effendy, M.Si sekaligus Koordinator Kostratani Wilayah Binaan Kab. Tasikmalaya menilai bahwa kegiatan FFD ini merupakan salah satu bentuk penerapan metode penyuluhan dan berpesan agar kelompok tani yang telah tumbuh dan berkembang di Desa Cidadap ini tetap dijaga dan dipelihara kekompakannya dalam pertemuan rutin serta menjalankan kesepakatan kelompok dengan penuh kesadaran.
Sementara Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat berharap kegiatan uji teknologi ini dapat terus dilaksanakan di kelompok-kelompok atau desa-desa yang lain.
Puncak acara FFD ini ditandai dengan panen bersama tanaman padi seluas 2 hektar di Blok Cibeureum Desa Cidadap lebih kurang berjarak 87 Km dari Kota Tasikmalaya yang merupakan jalur selatan yang meliputi 3 kecamatan (Cipatujah, Karangnunggal, dan Cikalong). Hadir dalam kesempatan ini Perwakilan Dinas Pertanian dan Hortikultura Prov. Jabar, Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kab. Tasikmalaya, Kabid. PSPP, Kabid Tanaman, Camat Karangnunggal, Kapolsek Karangnunggal, Danramil Karangnunggal, Kepala Cidadap, Koordinator UPTD BPP Karangnunggal, Perwakilan Perhiptani, para Penyuluh, dan petani anggota kelompok.
Hasil ubinan diketahui, untuk Jarwo 2:1 memperoleh hasil 12.05 ton kering pungut per hektar, sementara Jarwo 3:1 sedikit lebih rendah yaitu 11.75 ton KP/Ha.
Setelah melakukan panen dan menyaksikan ubinan, acara dilanjutkan dengan melakukan perontokan hasil panen dengan mesin perontok bantuan dari Dinas Pertanian melalui APBN. Acara dilanjutkan dengan diskusi yang diselingi dengan acara pembagian hadiah (door-price) berupa benih padi dan jagung yg sebelumnya harus menjawab pertanyaan yang diajukan para narasumber dan sponsor Syngeta dan Petro Kimia. Acara diakhiri dengan santap siang bersama.
Pewarta : Lukman Effendy
Sumber : Polbangtan Bogor
JAKARTA - WARTA BOGOR - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat sekitar 4 juta…
BOGOR-WARTA BOGOR – Senyum bahagia terlihat dari wajah para warga dhuafa di Kampung Nagrog RW…
CIBINONG - WARTA BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto tengah menyiapkan transformasi kawasan Parung menjadi…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Suasana di Stasiun Bekasi Timur mendadak mencekam pada Senin (27/4/2026)…
JAKARTA - WARTA BOGOR - Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah…
BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota Bogor berencana melakukan pemekaran wilayah di dua kecamatan,…