Business

Sri Mulyani Siap Kerek Cukai Rokok

JAKARTA-WARTABOGOR.id – Kenaikan harga saham rokok yang sejak pagi melesat kencang terpangkas pada penutupan perdagangan sesi I, Kamis ( 10/12/2020). Hal ini terjadi setelah pemerintah melalui menteri keuangan, Sri Mulyani Indrawati, akhirnya memutuskan menaikkan tarif cukai rokok di 2021.

“Kita akan menaikkan cukai rokok sebesar 12,5% (rata-rata) di 2021,” kata Sri Mulyani, Kamis (10/12/2020) dalam konfrensi pers virtual.

Pada penutupan perdagangan sesi I, data perdagangan mencatat, dari 5 emiten produsen rokok yang melantai di bursa, semua berhasil diperdagangkan di zona hijau.

Advertisement

Meskipun demikian, Tim riset CNBC Indonesia menilai potensi penurunan kelima emiten sangatlah besar, karena sebelumnya para pelaku pasar berekspetasi tidak akan terjadi kenaikan cukai.

Sejatinya kenaikan saham-saham rokok sudah mulai terpangkas sebelum penutupan sesi pertama.

Kenaikan saham rokok pada perdagangan hari ini dipimpin oleh PT Wismilak Inti MakmurTbk (WIM) yang berhasil naik 7,56% ke level harga Rp 640/unit. Sebelumnya WIM sempat melesat ke harga 10,52%.

Advertisement

Selanjutnya untuk saham rokok berkapitalisasi pasar terbesar di bursa yakni PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) berhasil menduduki posisi kedua setelah melesat 3,06% ke level harga Rp 1815/unit.

Saham HMSP, pada awal perdagangan sempat melesat kencang hingga menyentuh 6,68% di level Rp 1.915/unit.

Sedangkan saham rokok lainnya yang berkapitalisasi pasar besar lainnya yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) juga berhasil naik 3,78% ke level harga Rp 48.000/unit. Pagi tadi juga GGRM berhasil melesat 4,99 % menembus level Rp 49.975/unit.

Advertisement

Adapun dua emiten rokok lainnya yakni PT Bentoel Internasional TBK (RMBA) Naik 3,74% di level Rp 388, dan PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC) Naik tipis 0,53% di Rp 950/unit saham.

Baru saja diumumkan, menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati akhirnya memutuskan untuk menaikkan tarif cukai rokok di 2021. Kenaikan cukai rokok di 2021 rata-rata di 12,5%. Dengan ini, harga rokok bisa lebih mahal 14%. (cnbcindonesia.com)

Advertisement
Share

Recent Posts

Mahasiswa Polbangtan Kementan Raih Juara 1 Presenter Terbaik pada Lomba Inovasi Teknologi Pertanian Universitas Andalas

PADANG-– Prestasi kembali ditorehkan oleh mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor. Tim mahasiswa berhasil meraih…

2 hours ago

Gandeng Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) Kabupaten Bekasi, Polbangtan Kementan Sosialisasikan Program PM‑AAS

BEKASI-WARTA BOGOR – Tim dosen Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menjadi narasumber pada kegiatan Temu…

2 hours ago
Advertisement

Usung Konsep Peternakan Domba Cerdas dan Selaras, Polbangtan Bogor Laksanakan Pengabdian di Kawasan Ekowisata

SUKABUMI-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor terus memperkuat perannya dalam mendukung pembangunan pertanian…

2 hours ago

Polbangtan Kementan Luluskan 271 Insan Pertanian Profesional, Dukung Pembangunan Pertanian Indonesia

BOGOR-WARTA BOGOR – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menggelar Pelantikan Lulusan dan Penganugerahan Ijazah Sarjana…

3 hours ago

Tanam Serempak di Jambi Makin Modern, Polbangtan Kementan Dorong PM‑AAS dan Inovasi Drum Seeder

BATANGHARI- WARTA BOGOR– Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat terwujudnya swasembada pangan melalui Gerakan Tanam Serempak…

3 hours ago

Komisi III DPR Kebut Pembahasan RUU Perampasan Aset: Batang Tubuh Sudah Rampung

JAKARTA - WARTA  BOGOR - Komisi III DPR RI terus mempercepat pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU)…

6 hours ago