Start Up Asal Bandung ini Berbagi Ilmu dengan Petani Milenial Polbangtan Bogor

BOGOR-WARTABOGOR.id – Mahasiswa Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB) Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor menggelar acara Kapita Selekta Senin kemarin (9/03) di Aula Kampus Cibalagung. Hadir sebagai nara sumber start up dari Bandung, PT. Agritama Sinergi Inovasi (AGAVI).

Kaprodi PPB Ait Maryani memandu jalannya acara. Co funder sekaligus Chief of Learning and Development PT. AGAVI, Ujang Supiandi menjadi pemateri. Dirinya memaparkan materi tentang ‘Agricultural Innovation’.

Pria kelahiran Cianjur 12 Maret 1996 ini dikenal sangat menyukai dunia pendidikan dan pertanian. “ Saya memulai bisnis sejak kuliah semester 7, tahun 2017.  Perusahaan yang sudah didirikan bersama tim saya adalah PT. Gelora Rempah Inti Indonesia (GRIIN) dan PT. Agritama Sinergi Inovasi (AGAVI),” ungkap Ujang.

Advertisement

Ujang menuturkan, bahwa saat ini ada lima permasalahan mendesak yang dihadapi oleh petani kita. Mulai dari harga jual produk pertanian yang rendah, rantai pemasaran yang panjang, tidak adanya posisi tawar, dampak industri, serta rendahnya pendapatan petani.

“Hal ini tidak bisa kita biarkan begitu saja,” jelas alumni Pendidikan Kimia UIN Bandung ini.

Ujang pun memberikan alternatif solusi, diantaranya:

Advertisement
  • Diversifikasi produk pertanian

Diversifikasi produk untuk meningkatkan nilai tambah dan nilai pasar komoditas pertanian.

  • Praktik bisnis yang adil

Praktik bisnis yang adil diadaptasi dari konsep ‘fair trade’ untuk meningkatkan kesejahteraan petani lokal.

  • Pendidikan pertanian berkelanjutan

Program pendidikan komunitas untuk meningkatkan kesadaran tentang pertanian, gaya hidup berkelanjutan, dan lingkungan

Advertisement

Solusi di atas telah diterapkan oleh Ujang bersama timnya di PT. AGAVI. Dirinya juga memamerkan produk-produk yang telah dipasarkan. TEALOGY, sebuah produk berbahan  rempah-rempah Indonesia dan buah yang pembuatannya  berkolaborasi dengan petani lokal. OLEOFIRST,  Oleoresin dan minyak atsiri dari bunga Indonesia, bumbu dan rempah-rempah digunakan untuk makanan dan kebutuhan medis.

Sebelum mengakhiri paparannya, dirinya mengajak para petani milenial Polbangtan Bogor untuk menjadi ‘smart farmers’ yang mampu merencanakan dan mengelola bisnis pertanian dengan baik.

Pewarta : Arif Prastiyanto

Advertisement

Editor : Ar

Share

Recent Posts

Pemkab Bogor Bangun Pos Terpadu di Eks Warpat Puncak

PUNCAK - WARTA BOGOR - Penataan kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, terus berlanjut. Salah satu program…

6 hours ago

Polisi Ringkus Komplotan Begal yang Targetkan Penyuka Sesama Jenis Lewat Aplikasi Kencan

DEPOK - WARTA BOGOR - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Depok menangkap tiga pria…

12 hours ago
Advertisement

Mitchell Baker Ukir Sejarah, Jadi Pencetak Hattrick Termuda Timnas Indonesia di Piala AFF

CIBINONG - WARTA BOGOR - Penyerang muda Mitchell Baker langsung mencatatkan sejarah bersama Timnas Indonesia…

14 hours ago

Perry Warjiyo Mundur, Destry Damayanti Ditunjuk Jadi Plt Gubernur Bank Indonesia

JAKARTA - WARTA BOGOR - Bank Indonesia (BI) resmi menunjuk Destry Damayanti sebagai Pelaksana Tugas…

1 day ago

Festival Merah Putih 2026 Resmi Diluncurkan, Hadirkan 19 Agenda Meriahkan HUT RI di Kota Bogor

BOGOR - WARTA BOGOR - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…

1 day ago

Pemkot Bogor Bentuk Tim Khusus Cegah Perilaku Penyimpangan

BOGOR - WARTA BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah menyiapkan pembentukan tim khusus untuk…

2 days ago