Stasiun Bogor hingga Alun-alun Akan Ditata, KAI dan Pemkot Bogor Segera Teken MoU

BOGOR – WARTA BOGOR – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membahas sejumlah rencana pengembangan layanan dan fasilitas perkeretaapian di Kota Bogor.

Pembahasan tersebut berlangsung di Ruang Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Kamis (20/8/2026). Pertemuan dihadiri Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin beserta jajaran dan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim bersama sejumlah perangkat daerah.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah rencana pengembangan transportasi dibahas. Beberapa di antaranya meliputi wacana pembangunan fasilitas pelayanan perkeretaapian di Kelurahan Sukaresmi, pengembangan LRT dan tram, hingga aktivasi Stasiun Ciomas Rancamaya yang disertai rencana pembukaan akses jalan.

Selain itu, turut dibahas rencana perpanjangan relasi commuter line hingga Cigombong serta penataan kawasan Stasiun Bogor hingga Alun-alun Kota Bogor.

PT KAI juga memaparkan sejumlah rencana pengembangan Stasiun Bogor. Pengembangan tersebut mencakup area naik dan turun penumpang, lokasi pemberhentian transportasi umum atau feeder, hingga pengaturan jalur kendaraan untuk mengantar dan menjemput penumpang.

Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin mengatakan, kunjungan pihaknya ke Kota Bogor salah satunya untuk membahas peningkatan fasilitas pelayanan kereta api.

“Terutama terkait kita akan melakukan revitalisasi Stasiun Bogor. Nantinya Stasiun Bogor akan lebih nyaman, kapasitasnya bisa menampung lebih banyak, lebih indah,” ungkap Bobby.

Menurut Bobby, pengembangan fasilitas perkeretaapian tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Kota Bogor sebagai salah satu kota yang memiliki layanan transportasi massal yang semakin baik dan ikonik di masa mendatang.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, Pemkot Bogor dan PT KAI telah membahas sejumlah agenda penting terkait pengembangan sistem perkeretaapian di wilayah Kota Bogor.

“Yang utama adalah penataan kawasan Stasiun Bogor – Alun-alun dan rencana aktivasi dari Bogor ke Cigombong,” ungkap Dedie.

Untuk merealisasikan berbagai rencana tersebut, Pemkot Bogor menyatakan siap mendukung dengan menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Khusus untuk penataan kawasan Stasiun Bogor hingga Alun-alun Kota Bogor, Pemkot Bogor bersama PT KAI akan segera menindaklanjuti rencana tersebut melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

“Insyaallah akan kita tata lebih baik lagi, lebih ikonik, kebanggaan Kota Bogor dan Indonesia untuk masa depan transportasi yang lebih nyaman,” ucap Dedie.

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: VIVA.co.id