Suasana Khidmat Idul Adha 1446 H di Polbangtan Bogor: Wujudkan Nilai Kebersamaan dan Kepedulian Sosial

BOGOR-WARTA BOGOR – Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Kampus Jurusan Pertanian Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor pada Jumat (6/6). Ribuan jamaah yang terdiri dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa berkumpul untuk melaksanakan Salat Idul Adha 1446 Hijriah secara berjamaah.

Pelaksanaan salat ini menjadi momen istimewa, mempererat silaturahmi keluarga besar Polbangtan Bogor dalam semangat kebersamaan. Seluruh elemen kampus berdiri dalam satu saf, menegaskan nilai persatuan dan kepedulian sosial yang menjadi esensi Hari Raya Idul Adha.

Kegiatan pemotongan hewan Qurban di Kampus Polbangtan Kementan Bogor

Bertindak sebagai imam sekaligus khatib adalah Ustadz Miftahussurur, DPL, SEI, MSc (Fin), AWPS, Direktur STMIK Tazkia Bogor. Dalam khutbahnya, beliau menyampaikan pesan mendalam tentang makna pengorbanan Nabi Ibrahim AS, keikhlasan dalam menjalani perintah Allah SWT, serta pentingnya nilai berbagi kepada sesama sebagai wujud kepedulian sosial. “Idul Adha mengajarkan kita bahwa pengorbanan tidak hanya soal materi, tetapi juga soal ketulusan hati dalam memberi dan menguatkan tali ukhuwah,” ujar Ustadz Miftakhus.

Momentum ini harus dimaknai lebih luas sebagai bentuk pengabdian dalam membangun sektor pertanian. “Semangat berkurban harus menjadi energi kita dalam melayani bangsa, khususnya petani. Nilai keikhlasan dan kepedulian sosial yang diajarkan Idul Adha sangat relevan dengan tugas kita membangun ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Mentan Amran.

“Momentum ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan adalah kekuatan. Di Polbangtan, kebersamaan antara dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa menjadi pondasi penting dalam mencetak SDM pertanian yang unggul dan berakhlak mulia,” ungkap Idha.

Selain pelaksanaan salat Id, Polbangtan Bogor juga mengadakan kegiatan pemotongan hewan kurban sebagai bagian dari rangkaian Idul Adha. Daging kurban akan didistribusikan kepada masyarakat sekitar kampus, tenaga kependidikan, serta mahasiswa, sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat.

Rangkaian perayaan ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol perayaan hari besar umat Islam, tetapi juga sebagai pengingat nilai-nilai universal yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan kampus dan pengabdian kepada masyarakat. (wsd)